RB Leipzig Pastikan Negosiasi Kontrak Baru untuk Kapten David Raum
Baca dalam 60 detik
- RB Leipzig akan memulai pembicaraan perpanjangan kontrak dengan David Raum pada akhir bulan ini, kontraknya habis musim panas mendatang.
- Raum, yang juga kapten tim, telah menjadi pilar penting dengan 145 penampilan dan 30 assist sejak bergabung pada 2022.
- Kesepakatan baru akan menentukan masa depan pemain internasional Jerman itu di tengah minat klub-klub Eropa.

RB Leipzig memastikan akan membuka negosiasi perpanjangan kontrak dengan kapten tim sekaligus bek kiri timnas Jerman, David Raum, pada akhir bulan ini. Langkah ini diambil untuk mengamankan masa depan pemain berusia 26 tahun yang kontraknya akan berakhir pada musim panas mendatang.
Sejak bergabung dari Hoffenheim pada musim panas 2022, Raum telah menjadi sosok sentral di lini belakang Leipzig. Ia mencatatkan 145 penampilan kompetitif, mencetak tujuh gol, dan menyumbang 30 assist. Pada musim pertamanya, ia membantu klub mempertahankan gelar DFB-Pokal. Kini, ia juga memegang ban kapten setelah menggantikan Willi Orbán pada musim panas 2025.
Direktur olahraga Leipzig, Marcel Schäfer, menegaskan bahwa klub sangat menginginkan Raum bertahan. "Akan ada pembicaraan pasti dengan David dan agennya. Kami ingin memperpanjang kontraknya, seperti yang sudah saya tekankan beberapa kali," ujarnya. Pernyataan ini menggarisbawahi niat serius klub untuk mempertahankan salah satu pemain kuncinya di tengah persaingan ketat Bundesliga dan Eropa.
Raum bukan sekadar bek biasa. Ia telah mengoleksi 39 caps bersama timnas Jerman dan tampil di dua Piala Dunia terakhir serta Euro 2024. Kemampuannya dalam menyerang dari sisi kiri menjadikannya aset berharga, baik bagi klub maupun negara. Leipzig tentu tidak ingin kehilangan pemain dengan kontribusi sebesar itu secara gratis.
Kabar ini muncul di tengah performa apik Leipzig di awal musim. Mereka baru saja mengalahkan Borussia Mönchengladbach 3-0 pada pekan pembuka Bundesliga dan melaju mulus di DFB-Pokal setelah menang telak 6-0 atas Eintracht Trier. Raum tampil penuh dalam kedua laga tersebut, menunjukkan kebugarannya dan komitmennya di lapangan.
Bagi pengamat sepak bola Jerman, langkah Leipzig ini adalah sinyal bahwa mereka ingin membangun tim yang stabil. Mempertahankan pemain sekaliber Raum, yang juga berstatus kapten, akan memberikan efek positif bagi ruang ganti dan daya tarik klub di mata pemain lain. Namun, tantangan terbesar adalah meyakinkan Raum bahwa proyek Leipzig sejalan dengan ambisinya di level tertinggi.
Di sisi lain, ketertarikan klub-klub besar Eropa terhadap pemain seperti Raum bukan rahasia. Jika negosiasi menemui jalan buntu, Leipzig bisa menghadapi risiko kehilangan pemainnya secara gratis atau harus menjualnya dengan harga lebih rendah pada bursa transfer musim dingin. Oleh karena itu, kesepakatan baru menjadi prioritas utama.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kabar ini mungkin terasa jauh, tetapi menarik untuk dicermati. Bagaimana klub-klub Eropa mengelola kontrak pemain bintang bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia dalam membangun profesionalisme. Selain itu, performa Raum di panggung Eropa juga menjadi tontonan yang layak dinantikan, terutama saat Leipzig berlaga di Liga Champions melawan Como.
Dengan jadwal padat yang menanti Leipzig, termasuk laga melawan Werder Bremen akhir pekan ini dan debut Liga Champions melawan Como, fokus tim tentu akan terbagi. Namun, kepastian masa depan Raum akan menjadi prioritas manajemen. Pertanyaannya, akankah Raum menandatangani kontrak anyar atau justru memilih tantangan baru? Keputusan ini akan menentukan arah kariernya dan stabilitas Leipzig dalam beberapa musim ke depan.



