Konser Hari Nasional Singapura 2026: Benjamin Kheng hingga Olivia Ong Meriahkan Gardens by the Bay
Baca dalam 60 detik
- Edisi kedelapan Konser Hari Nasional Singapura digelar gratis di The Meadow, Gardens by the Bay pada 2 Agustus 2026, menghadirkan deretan musisi lintas generasi.
- Acara mengusung tema pertumbuhan bangsa dengan simbol benih menjadi pohon, menampilkan kolaborasi lintas genre dan seni pertunjukan.
- Presiden Tharman Shanmugaratnam akan memimpin pembacaan ikrar dan lagu kebangsaan, ditutup dengan kembang api dan nyanyian bersama.

Konser Hari Nasional Singapura tahun ini kembali digelar di ruang terbuka hijau ikonik, The Meadow, Gardens by the Bay, pada 2 Agustus 2026. Acara gratis ini menjadi panggung bagi puluhan seniman lintas generasi, mulai dari vokalis Olivia Ong hingga juara kontes nyanyi Hady Mirza, dalam perayaan semarak menyambut hari kemerdekaan Negeri Singa.
Mengusung tema metaforis benih yang tumbuh menjadi pohon, konser edisi kedelapan ini ingin merefleksikan perjalanan panjang Singapura sebagai bangsa. Menurut penyelenggara Mediacorp yang bermitra dengan Gardens by the Bay, rangkaian acara akan dimulai sejak pukul 16.30 dengan aktivitas pra-konser seperti permainan karnaval dan kerajinan tangan untuk segala usia. Pertunjukan utama baru dimulai pukul 19.45, dipandu oleh tiga pembawa acara: Fadli Kamsani dari Ria 897, Germaine Tan dari 987, serta aktor-pembawa acara Saravanan Ayyavoo.
Daftar pengisi acara mencakup nama-nama besar seperti Rahimah Rahim, Mazhai, Sarah Mae, Sherman Zhuo, dan Sharon Shobana. Seorang bocah delapan tahun bernama Muhammad Khalif Khair Abdullah dipercaya membuka narasi pertunjukan. Hady Mirza akan berkolaborasi dengan penyanyi opera Cherie Tse serta Dunman High String Ensemble dan Symphonic Band membawakan lagu Bridge Over Troubled Water. Ia juga dijadwalkan melantunkan singel Melayu terbarunya, Tempuh, yang mengangkat nilai kesetiaan dan ketangguhan. Sementara itu, Benjamin Kheng akan menyuguhkan versi reimajinasi lagu Not Alone bersama Shayne Ko, dan Olivia Ong menutup konser dengan membawakan kembali lagu klasik Hari Nasional, Home.
Setelah pertunjukan, Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam bersama istrinya, Jane Ittogi, akan memimpin pembacaan Ikrar Nasional dan menyanyikan lagu kebangsaan. Malam itu ditutup dengan nyanyian bersama lagu-lagu favorit Hari Nasional serta pertunjukan kembang api. Sebelum konser, pengunjung juga dapat menikmati penampilan dari Urban Drum Crew, Rahila Rashun, dan Shak, serta menyaksikan cuplikan program anak-anak terbaru Mediacorp, Lil Wild โ In the Big City dan Stuffed Warriors.
Bagi masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan, konser ini bisa diakses melalui siaran tunda di Channel 5 dan platform mewatch pada 10 Agustus pukul 19.30, dengan tayangan ulang pada 15 Agustus pukul 17.00. Cuplikan menarik juga akan dibagikan di media sosial Mediacorp. Meskipun berlokasi di Singapura, acara ini kerap menjadi referensi bagi penyelenggara acara serupa di Indonesia, terutama dalam hal integrasi seni, teknologi, dan partisipasi publik.
Dengan konsep yang menggabungkan nostalgia dan inovasi, Konser Hari Nasional Singapura tahun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga cerminan identitas budaya yang terus berkembang. Pertanyaannya, akankah Indonesia suatu saat memiliki perayaan serupa yang mampu menyatukan lintas generasi dan etnis dalam satu panggung terbuka?



