Bonnie Tyler Meninggal Dunia di Usia 75: Legenda Total Eclipse of the Heart Berpulang
Baca dalam 60 detik
- Penyanyi asal Wales, Bonnie Tyler, meninggal dunia pada Rabu malam di Portugal setelah menjalani operasi usus darurat dan koma.
- Total Eclipse of the Heart, lagu ikonisnya, telah melampaui satu miliar streaming di Spotify awal tahun ini.
- Kepergiannya meninggalkan duka bagi industri musik global, termasuk penggemar di Indonesia yang akrab dengan lagu-lagunya.

Bonnie Tyler, penyanyi yang namanya melegenda lewat tembang Total Eclipse of the Heart dan Holding Out for a Hero, mengembuskan napas terakhir pada Rabu malam (26/7/2024) di sebuah rumah sakit di Portugal. Ia meninggal pada usia 75 tahun akibat komplikasi penyakit yang diidapnya setelah menjalani operasi usus darurat beberapa pekan sebelumnya.
Kabar duka ini diumumkan melalui situs resmi Bonnie. โKeluarga dan tim Bonnie sangat berduka mengumumkan bahwa Bonnie meninggal secara tak terduga tadi malam di rumah sakit di Portugal akibat penyakit yang sedang dirawat,โ demikian bunyi pernyataan tersebut. Pihak keluarga meminta privasi dan akan merilis pernyataan lebih lanjut dalam waktu dekat.
Bonnie sebelumnya menjalani operasi usus darurat pada 6 Mei di Faro, Portugal, tempat ia memiliki rumah. Operasi dilaporkan berjalan lancar, namun sehari kemudian dokter memutuskan untuk menempatkannya dalam koma buatan guna mempercepat pemulihan. Beberapa pekan lalu, ia dilaporkan sadar dari koma namun masih dalam kondisi serius. Perwakilannya saat itu mengatakan, โBonnie sudah tidak dalam koma, tetapi tetap sakit parah. Meski kondisinya membaik, proses pemulihan berjalan lambat.โ Sempat ada harapan ia akan pulih sepenuhnya, namun takdir berkata lain.
Lahir dengan nama Gaynor Hopkins, Bonnie ditemukan oleh pencari bakat di sebuah klub di Swansea. Debutnya dimulai dengan singel Lost in France pada 1977, disusul It's a Heartache yang menembus tangga lagu di Inggris dan Amerika Serikat. Puncak kariernya terjadi pada 1983 ketika Total Eclipse of the Heart menduduki puncak tangga lagu di kedua sisi Atlantik dan meraih nominasi Grammy. Lagu tersebut tetap relevan lintas generasi; awal tahun ini versi aslinya melampaui satu miliar streaming di Spotify. Bonnie sendiri berkomentar saat itu, โSaya sangat senang, karena hanya ada 8,3 miliar orang di dunia.โ
Di Indonesia, lagu-lagu Bonnie Tyler kerap diputar di radio dan menjadi favorit di era 80-an hingga 90-an. Total Eclipse of the Heart sering digunakan sebagai lagu tema dalam berbagai acara, termasuk kompetisi menyanyi. Kepergiannya meninggalkan kenangan mendalam bagi para penggemar setianya di Tanah Air.
Bonnie juga mewakili Inggris dalam Kontes Lagu Eurovision 2013 dengan lagu Believe in Me dan finish di posisi ke-19. Pada 2023, ia dianugerahi MBE atas jasanya di bidang musik. Ia meninggalkan suami tercinta, Robert Sullivan, yang telah mendampinginya selama lebih dari 50 tahun.
Warisan musik Bonnie Tyler akan terus hidup. Pertanyaan yang kini menggantung: akankah ada penghormatan khusus dari industri musik dunia, atau mungkin dari penggemar di Indonesia, untuk mengenang sang legenda?



