Nottingham Forest Kirim Tawaran Perdana untuk Bek Kanan Muda Feyenoord
Baca dalam 60 detik
- Nottingham Forest resmi mengajukan tawaran โฌ17,5 juta untuk Gjivairo Read, bek kanan Feyenoord berusia 20 tahun, yang langsung ditolak klub Belanda tersebut.
- Langkah ini merupakan bagian dari strategi Forest di bawah pelatih anyar Oliver Glasner yang ingin membangun skuad dengan pemain muda potensial setelah kehilangan Elliot Anderson.
- Read, yang dikenal dengan kemampuan menyerang dan kecepatannya, dianggap cocok dengan filosofi taktik Glasner yang membutuhkan full-back agresif.

Nottingham Forest memulai era baru di bawah kepemimpinan Oliver Glasner dengan langkah agresif di bursa transfer. Klub Premier League itu dikabarkan telah mengajukan tawaran resmi senilai โฌ17,5 juta (sekitar ยฃ15 juta) untuk merekrut Gjivairo Read, bek kanan muda Feyenoord. Namun, proposal tersebut langsung ditolak oleh klub Eredivisie, meski Forest disebut akan kembali dengan penawaran yang lebih tinggi.
Glasner, yang resmi meninggalkan Crystal Palace dan menandatangani kontrak tiga tahun di City Ground pekan ini, mendapat mandat penuh dari pemilik Evangelos Marinakis untuk membentuk ulang skuad. Kepergian Elliot Anderson ke Manchester City dengan nilai transfer ยฃ116 juta semakin memperkuat kebutuhan Forest untuk mendatangkan pemain muda berpotensi tinggi. Selain Read, nama Curtis Jones dari Liverpool juga dikaitkan, namun prioritas saat ini adalah memperkuat lini belakang.
Read, yang baru berusia 20 tahun, telah menjadi pilihan utama di posisi bek kanan Feyenoord sejak musim 2024/2025. Meski sempat terganggu cedera hamstring, ia mencatatkan 11 assist dalam dua musim terakhir dan konsisten menjadi salah satu bek paling progresif di Eredivisie. Kemampuannya membawa bola ke depan dan memberikan umpan silang berbahaya menjadi daya tarik utama.
Filosofi taktik Glasner yang mengandalkan full-back energik untuk melebarkan permainan menjadi alasan utama Read masuk radar. Selama menangani Wolfsburg, Eintracht Frankfurt, dan Crystal Palace, pelatih asal Austria itu selalu membutuhkan pemain sayap belakang yang agresif dalam menyerang. Read dinilai memenuhi profil tersebut, dengan kemampuan menerima bola di bawah tekanan dan kerap menjadi ancaman di area lawan.
Menurut jurnalis transfer Fabrizio Romano, meski tawaran pertama ditolak, Forest diperkirakan tidak akan mundur. Sikap ini menunjukkan bahwa Read dianggap sebagai target prioritas dalam rencana jangka panjang klub. Glasner sendiri telah berbicara terbuka tentang membangun tim secara bertahap, dan merekrut pemain muda seperti Read sejalan dengan visi tersebut.
Bagi pembaca di Indonesia, pergerakan Forest di bursa transfer ini menarik untuk dicermati. Liga Inggris selalu menjadi barometer bagi penggemar sepak bola Tanah Air, dan keputusan klub seperti Forest dalam merekrut pemain muda Eropa dapat memengaruhi dinamika persaingan di Premier League. Selain itu, keberhasilan Read beradaptasi dengan sepak bola Inggris bisa menjadi contoh bagi pemain Asia Tenggara yang ingin menembus liga top Eropa.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah sejauh mana Forest bersedia menaikkan tawaran untuk mengamankan tanda tangan Read. Dengan Feyenoord yang enggan melepas aset mudanya, persaingan harga bisa memanas. Jika transfer ini terwujud, Read akan menjadi bagian dari generasi baru Forest yang dibangun Glasnerโsebuah proyek yang patut diikuti perkembangannya.



