Halle Berry Luncurkan Gel Vagina untuk Atasi Kekeringan saat Menopause: 'Seperti Viagra untuk Wanita'
Baca dalam 60 detik
- Aktris Halle Berry memperkenalkan gel vagina Juicy Like A Peach yang diklaim mampu mengembalikan kelembapan dan mengatasi nyeri saat berhubungan intim akibat menopause.
- Produk yang telah mendapat izin FDA ini bekerja dengan membentuk lapisan penahan kelembapan, membantu wanita merasa percaya diri dan spontan kembali dalam kehidupan seks.
- Berry mengaku baru menyadari gejala menopause setelah satu dekade tanpa penjelasan dari dokter, mendorongnya untuk menciptakan solusi bagi wanita lain.

Aktris peraih Oscar Halle Berry, 59 tahun, kembali menjadi sorotan setelah meluncurkan produk perawatan intim yang ia klaim telah mengubah kehidupan seksnya. Bernama Juicy Like A Peach, gel vagina ini dirancang khusus untuk mengatasi kekeringan dan nyeri saat berhubungan intim yang kerap dialami wanita menopause.
Dalam wawancara dengan majalah PEOPLE, Berry menyamakan produk ini dengan fungsi Viagra bagi pria. "Ini memungkinkan kita mempertahankan kelembapan, berhubungan intim tanpa rasa sakit, sehingga kita bisa merasa percaya diri dan spontan lagi," ujarnya. Ia menambahkan bahwa produk tersebut telah mengembalikan kepercayaan dirinya dan membuatnya selalu siap secara seksual.
Berry bekerja sama dengan perusahaan Joylux untuk mengembangkan gel yang telah mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA). Produk ini bekerja dengan menciptakan lapisan penahan kelembapan yang dapat bernapas, sehingga membantu menjaga kenyamanan, mengurangi kekeringan, dan meredakan nyeri saat berhubungan intim.
Berry mengaku memiliki misi pribadi untuk membantu wanita lain yang mengalami masalah serupa. "Saya sangat ingin mendapatkan kembali perasaan itu. Saya sangat ingin merebut kembali seksualitas, keintiman saya, dan merasa percaya diri lagi," tuturnya. Ia juga mengkritik kurangnya edukasi tentang menopause yang ia alami sendiri. Selama satu dekade, ia mengalami berbagai gejala tanpa menyadari semuanya saling terkait. "Tidak satu pun dokter saya yang mengatakan sepatah kata pun tentang menopause, perimenopause, atau perubahan hidup. Mereka hanya bilang, 'Kamu tampak hebat,'" keluhnya.
Di Indonesia, isu kesehatan seksual wanita menopause masih kerap dianggap tabu. Padahal, data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa jumlah wanita menopause di Indonesia terus meningkat seiring bertambahnya angka harapan hidup. Minimnya edukasi dan akses terhadap produk yang aman menjadi tantangan tersendiri. Langkah Berry yang terbuka membicarakan masalah ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak diskusi dan inovasi serupa di Tanah Air.
Berry dikenal vokal dalam membahas kehidupan seksnya. Awal tahun ini, dalam podcast Sex With Emily, ia menegaskan pentingnya kesetaraan kepuasan seksual antara pria dan wanita. "Kami berdua pantas mendapatkan pengalaman yang saling menyenangkan, sehingga kami berdua bisa tidur nyenyak karena merasa baikโbukan satu orang mendengkur dan yang lain menatap langit-langit," katanya. Dengan produk barunya, Berry berharap wanita menopause tidak lagi harus memilih antara kenyamanan dan kenikmatan.



