Ringo Starr Dianugerahi Gelar Doktor Kehormatan dari Universitas Liverpool di Usia 86 Tahun
Baca dalam 60 detik
- Mantan personel The Beatles, Ringo Starr, menerima Honorary Doctor of Music dari University of Liverpool dalam seremoni pribadi di Los Angeles.
- Penghargaan ini diberikan bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-86, sekaligus mengukuhkan kontribusinya terhadap identitas dan budaya kota Liverpool.
- Ringo mengajak para lulusan untuk berani mengikuti mimpi, merujuk pada perjalanan hidupnya yang sempat diragukan keluarga saat memilih menjadi drummer.

Ringo Starr, drummer legendaris The Beatles, resmi menyandang gelar Doktor Kehormatan Musik dari University of Liverpool dalam sebuah seremoni khusus yang digelar di Los Angeles, Senin (7/7). Penganugerahan ini berlangsung beberapa jam sebelum perayaan ulang tahunnya yang ke-86 yang bertajuk "peace and love" di Beverly Hills Park.
Gelar Honorary Doctor of Music tersebut diberikan langsung oleh Rektor University of Liverpool, Wendy Beetlestone, dalam acara tertutup yang hanya dihadiri keluarga dan kerabat dekat. Beetlestone menyebut kontribusi Ringo, terutama bersama The Beatles, telah membentuk identitas dan reputasi global Liverpool sebagai kota kelahiran band legendaris itu. "Karyanya yang berpengaruh telah menjadikan Liverpool sebagai tempat yang menginspirasi orang untuk berkunjung dan belajar," ujarnya dalam sambutan.
Ringo, yang kini menetap di Los Angeles, mengaku sangat terhormat menerima penghargaan dari almamater yang memiliki otoritas dalam studi akademis tentang The Beatles. "Ini hari ulang tahun saya, dan seperti semua orang tahu, saya lahir di Liverpool. Itu kampung halaman saya dan saya akan selalu mencintainya," kata Ringo dalam pidato singkatnya.
Dalam kesempatan itu, Ringo juga berbagi refleksi tentang perjalanan kariernya. Ia mengaku sempat diragukan keluarganya saat memutuskan menjadi drummer penuh waktu. "Mereka mungkin benar! Tapi ternyata tidakโsemua berhasil. Jadi kepada semua lulusan di Liverpool, saya kirimkan Peace and Love, dan ingin mengatakan jangan takut untuk mengikuti mimpi Andaโatau ambil belokan kanan itu dan lihat ke mana arahnyaโฆ itu bisa mengarah pada gelar doktor kehormatan dari University of Liverpool," pesannya.
Wakil Rektor Professor Tim Jones menambahkan bahwa penganugerahan ini merupakan bentuk penghormatan atas kontribusi Ringo terhadap musik dan warisan budaya Liverpool. "Saat kita mendekati upacara wisuda musim panas, Ringo bergabung dengan daftar lulusan kehormatan kami yang luar biasa, yang semuanya memainkan peran penting dalam menginspirasi para wisudawan saat mereka melangkah membentuk masa depan," kata Jones.
Bagi penggemar musik di Indonesia, penghargaan ini kembali mengingatkan pada pengaruh abadi The Beatles yang melampaui generasi. Meski Ringo jarang tampil di panggung besar akhir-akhir ini, semangat "peace and love" yang ia gaungkan setiap tahun tetap relevan di tengah hiruk-pikuk industri musik global. Pertanyaannya, mampukah pesan universal ini terus menginspirasi musisi muda Indonesia untuk berani mengambil risiko dan mengejar mimpi, seperti yang dilakukan Ringo enam dekade lalu?



