Ipswich Buru Kiper Raksasa: Kjell Scherpen Jadi Alternatif Nick Pope
Baca dalam 60 detik
- Ipswich Town mengincar Kjell Scherpen, kiper setinggi 2,03 meter dari Royale Union Saint-Gilloise, sebagai opsi baru untuk mengarungi Premier League.
- Scherpen mencatatkan 21 clean sheet dalam 43 penampilan musim lalu dan memiliki persentase penyelamatan 75%, tertinggi di Liga Belgia.
- Jika bergabung, pemain Belanda itu akan menjadi pemain tertinggi di Premier League, menggeser Dan Burn (2,01 m) dari Newcastle.

Ipswich Town kembali menunjukkan ambisinya di bursa transfer dengan mengarahkan radar ke Kjell Scherpen, kiper raksasa milik Royale Union Saint-Gilloise. Klub promosi Premier League itu dikabarkan menjadikan pemain Belanda setinggi 2,03 meter sebagai alternatif utama setelah pendekatan terhadap Nick Pope dan Guillaume Restes belum membuahkan hasil.
Menurut laporan Sky Sports, Ipswich serius mendatangkan Scherpen untuk mengisi pos kiper utama yang saat ini dipegang Christian Walton. Walton hanya memiliki tujuh penampilan di kasta tertinggi Inggris, sebuah catatan yang dinilai terlalu minim untuk menghadapi kerasnya Premier League. Musim lalu Ipswich finis di posisi ke-19 dengan jarak 16 poin dari zona aman, sehingga perombakan lini belakang menjadi prioritas mutlak.
Scherpen, 26 tahun, tampil gemilang bersama Union Saint-Gilloise musim lalu dengan mencatatkan 21 clean sheet dari 43 pertandingan di semua kompetisi. Di Liga Belgia, ia memimpin statistik persentase penyelamatan dengan 75%, lebih baik dari kiper mana pun di Premier League musim lalu. Pengalamannya di Liga Championsโdelapan penampilan dengan dua clean sheetโjuga menjadi nilai tambah bagi Ipswich yang butuh kiper tangguh di panggung besar.
Ipswich sebelumnya telah mengajukan tawaran untuk Nick Pope dari Newcastle United, namun belum ada kesepakatan. Scherpen muncul sebagai opsi yang lebih ekonomis, meski nilai transfernya belum diungkap. Klub asal Suffolk itu telah menunjukkan keseriusan finansial dengan menggelontorkan dana ยฃ26,5 juta untuk merekrut Emersonn, sehingga tak mustahil mereka kembali mengeluarkan kocek besar untuk Scherpen.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Ipswich menarik dicermati karena menunjukkan bagaimana klub promosi berani bersaing di bursa pemain. Jika Scherpen jadi pindah, ia akan menjadi pemain tertinggi di Premier League, menggeser Dan Burn (2,01 m) dari Newcastle. Postur menjulangnya bisa menjadi senjata ampuh dalam menghadapi bola-bola mati, yang kerap menjadi momok bagi tim promosi.
Keputusan Ipswich untuk mengalihkan fokus ke Scherpen juga mengindikasikan bahwa mereka tidak ingin terburu-buru memenuhi tuntutan harga Newcastle untuk Pope. Dengan pengalaman Scherpen di Eropa dan statistik impresifnya, ia dinilai sebagai investasi jangka panjang yang lebih realistis. Pertanyaannya, mampukah Ipswich menyelesaikan negosiasi sebelum musim panas berakhir?



