Aktor Li Nanxing Sajikan Resep Keluarga di Hotel Fullerton Singapura
Baca dalam 60 detik
- Aktor senior Singapura Li Nanxing berkolaborasi dengan Town Restaurant Fullerton Hotel untuk menghadirkan menu prasmanan malam berbasis resep turun-temurun keluarganya.
- Kolaborasi bertajuk 'Our Home, Truly' ini berlangsung hingga 9 Agustus, dengan Li Nanxing hadir langsung melayani tamu pada 7-9 Agustus sebagai bagian perayaan Hari Nasional.
- Langkah ini menambah portofolio Li di industri F&B, menunjukkan tren selebritas yang merambah bisnis kuliner dengan sentuhan personal.

Aktor kawakan Singapura, Li Nanxing, kembali menunjukkan ketertarikannya di dunia kuliner. Kali ini, ia berkolaborasi dengan Town Restaurant di The Fullerton Hotel Singapore untuk menyajikan menu prasmanan malam yang seluruhnya berasal dari resep keluarga. Kolaborasi yang dinamai Our Home, Truly: A Singaporean Feast With Li Nan Xing ini berlangsung mulai sekarang hingga 9 Agustus 2024.
Pria berusia 61 tahun itu tidak sekadar menjadi nama besar di balik dapur. Dalam proyek ini, Li secara langsung menyusun hidangan khas Singapura yang diwariskan keluarganya. Beberapa menu andalan antara lain bak kut teh dengan bawang hitam, kue seafood renyah, dan kari ayam. Menu prasmanan ini tersedia setiap Selasa hingga Sabtu, pukul 18.30 hingga 22.30, dengan harga S$98++ per orang dewasa.
Yang menarik, The Fullerton Hotel mengonfirmasi bahwa Li akan hadir secara langsung pada 7 hingga 9 Agustus untuk melayani tamu. Kehadirannya ini merupakan bagian dari perayaan Hari Nasional Singapura yang jatuh pada 9 Agustus. Bagi penggemar, ini adalah kesempatan langka untuk berinteraksi langsung dengan sang aktor sambil menikmati hidangan buatannya.
Aktris Pan Lingling, yang merupakan penggemar lama dan sahabat Li, baru-baru ini mencoba prasmanan tersebut. Dalam unggahan Instagram yang jenaka, ia menulis, "Idolaku memasak bak kut teh untuk suamiku, [Huang Shinan]. Rasanya luar biasa." Komentar ini menunjukkan betapa personal dan berkesannya kolaborasi ini bagi para penggemar.
Li Nanxing bukanlah pendatang baru di industri F&B. Sebelumnya, ia telah menjalankan berbagai proyek, termasuk toko pop-up dessert dan kolaborasi dengan jaringan makanan Nan Yang Dao untuk hidangan hae bee hiam. Ketertarikannya pada masakan berakar dari masa kecil yang serba kekurangan. Dalam wawancara sebelumnya, Li mengungkapkan bahwa ia mulai memasak sendiri sejak usia delapan tahun. "Saya berasal dari keluarga yang sangat miskin, jadi memasak adalah tugas harian. Saya juga menyiapkan bahan untuk ibu saya saat ia pulang kerja," kenangnya.
Bagi pembaca di Indonesia, fenomena selebritas yang merambah bisnis kuliner bukanlah hal asing. Banyak artis Tanah Air yang sukses dengan restoran atau kafe, seperti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Kolaborasi Li Nanxing dengan hotel bintang lima ini menunjukkan bahwa tren tersebut juga kuat di Singapura, dengan sentuhan personal dan cerita keluarga sebagai daya tarik utama. Hal ini bisa menjadi inspirasi bagi pelaku industri kuliner di Indonesia untuk mengangkat resep warisan sebagai nilai jual.
Ke depan, apakah kolaborasi semacam ini akan menjadi model bisnis yang lebih umum di kawasan Asia Tenggara? Dengan semakin banyaknya selebritas yang memanfaatkan popularitas mereka untuk membangun merek kuliner, persaingan di industri F&B diprediksi akan semakin ketat, namun juga semakin kaya akan cerita dan cita rasa lokal.



