Tuchel Berharap Reece James Pulih Tepat Waktu Hadapi Norwegia di Perempat Final Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Reece James diprediksi kembali berlatih penuh pekan ini setelah cedera hamstring, menjadi solusi krisis bek kanan Inggris jelang laga krusial melawan Norwegia.
- Kartu merah Jarell Quansah membuat skuad Inggris kehilangan satu opsi di sisi kanan pertahanan, memperparah situasi yang sudah rapuh sepanjang turnamen.
- Jika James benar-benar fit, ia akan menjadi starter utama di posisi bek kanan, menggantikan Konsa atau Spence yang tampil darurat.

Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, menyatakan optimismenya bahwa Reece James akan tersedia untuk laga perempat final Piala Dunia melawan Norwegia pada Sabtu (22:00 WIB). Kepastian ini menjadi angin segar di tengah krisis bek kanan yang melanda The Three Lions setelah Jarell Quansah menerima kartu merah pada kemenangan 3-2 atas Meksiko, Minggu lalu.
Quansah, bek Bayer Leverkusen, harus menjalani skorsing otomatis untuk pertandingan di Miami tersebut. Kartu merah yang diterimanya pada menit ke-54 memaksa Ezri Konsa—yang sepanjang turnamen bermain sebagai bek tengah—harus mengisi posisi wing-back kanan hingga laga usai. Situasi ini menambah panjang daftar pemain yang pernah dimainkan Tuchel di sisi kanan pertahanan: Reece James, Djed Spence, Konsa, John Stones, Quansah, dan gelandang Declan Rice semuanya pernah menjadi 'tukang tambal' di posisi tersebut. Bahkan sebelum turnamen, Tino Livramento mengalami cedera betis yang membuatnya absen.
Kabar positif datang dari sesi latihan pekan ini. Reece James dikabarkan akan kembali berlatih penuh setelah menjalani pemulihan cedera hamstring. Jika tidak ada kendala, ia akan menjadi opsi utama Tuchel untuk mengisi posisi bek kanan. Sebagai kapten Chelsea dan bek kanan pilihan pertama Inggris sebelum cedera, kehadirannya diyakini mampu menstabilkan pertahanan yang selama ini menjadi titik lemah.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga Inggris vs Norwegia ini menarik untuk disimak karena menunjukkan betapa pentingnya kedalaman skuad di turnamen sebesar Piala Dunia. Inggris, yang sejak awal turnamen dihantui cedera di lini belakang, kini harus menghadapi Norwegia yang memiliki pemain depan berbahaya seperti Erling Haaland. Tanpa James, Inggris rentan di sisi kanan; dengan James, mereka memiliki bek bertipe modern yang mampu bertahan sekaligus membantu serangan.
Tuchel sendiri mengakui bahwa situasi ini tidak ideal. Namun, ia percaya pada mentalitas para pemainnya. “Kami harus beradaptasi, dan para pemain telah menunjukkan fleksibilitas luar biasa,” ujarnya dalam konferensi pers. Konsa dan Spence tetap menjadi opsi jika James belum siap tampil penuh, tetapi Tuchel kemungkinan besar akan menurunkan James sejak awal jika kondisinya memungkinkan.
Pertandingan perempat final ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Inggris. Jika James mampu tampil dan membawa timnya lolos ke semifinal, maka keputusan Tuchel untuk memulihkannya secara bertahap akan terbukti tepat. Namun, jika ia kembali cedera, Inggris harus kembali merombak lini belakang—sebuah skenario yang ingin dihindari oleh semua pihak.



