Patten-Heliovaara Melaju ke Perempat Final Wimbledon: Kembalinya Sang Juara
Baca dalam 60 detik
- Pasangan ganda putra nomor satu dunia, Henry Patten dan Harri Heliovaara, sukses menembus perempat final Wimbledon setelah menundukkan wakil Ceko dalam tiga set.
- Kemenangan ini mempertegas dominasi mereka di sektor ganda putra, setelah sebelumnya merebut gelar juara Wimbledon 2024 dan Australian Open 2025.
- Di babak selanjutnya, mereka akan menghadapi pasangan Argentina-Prancis, sementara wakil Inggris lainnya juga masih berpeluang di nomor ganda.

Pasangan ganda putra nomor satu dunia, Henry Patten dan Harri Heliovaara, memastikan langkah mereka ke perempat final Wimbledon 2025 setelah menumbangkan duet Republik Ceko, Adam Pavlasek dan Patrik Rikl, dalam pertarungan tiga set yang menegangkan, Rabu (9/7). Kemenangan comeback ini menjadi sinyal kuat bahwa sang juara bertahan siap mempertahankan mahkota di All England Club.
Bermain di lapangan rumput favorit mereka, Patten dan Heliovaara sempat tertinggal setelah kehilangan set pertama 5-7. Namun, sebagai pasangan yang telah memenangi 12 gelar bersama sejak 2024, mereka mampu bangkit dan merebut set kedua 6-3. Tiebreak set penentu menjadi panggung bagi kelas mereka: unggul 10-6 dan memastikan tiket ke babak delapan besar.
Kemenangan ini menegaskan status mereka sebagai unggulan teratas. Sejak menjadi pasangan pada 2024, Patten (Inggris) dan Heliovaara (Finlandia) menjelma menjadi kekuatan dominan di sirkuit ganda putra. Gelar Wimbledon 2024 dan Australian Open 2025 menjadi bukti konsistensi mereka. Kini, mereka hanya berjarak tiga kemenangan lagi untuk mengulang sukses tahun lalu.
Di perempat final, Patten dan Heliovaara akan berhadapan dengan pasangan non-unggulan, Guido Andreozzi asal Argentina dan Manuel Guinard dari Prancis. Meski di atas kertas lebih diunggulkan, pertandingan ini tetap berpotensi menjadi jebakan. Andreozzi dan Guinard telah menunjukkan performa solid sepanjang turnamen dan tidak akan menyerah begitu saja.
Sementara itu, persaingan di paruh undian lainnya masih menyisakan wakil Inggris. Julian Cash dan Lloyd Glasspool, yang merupakan juara bertahan Wimbledon, masih berpeluang melaju. Neal Skupski yang berpasangan dengan Christian Harrison (AS) juga masih bertahan. Skupski bahkan masih bermain di ganda campuran bersama Desirae Krawczyk, setelah memenangi pertandingan ketiga mereka.
Dari sisi ganda campuran, Joe Salisbury yang berpasangan dengan Leylah Fernandez (Kanada) turut melaju setelah mengalahkan pasangan tuan rumah Ben Jones dan Maia Lumsden. Namun, kabar buruk datang dari pasangan Lloyd Glasspool dan Tereza Mihalikova (Slowakia) yang harus tersingkir. Marcus Willis dan Heather Watson juga gagal melanjutkan langkah setelah dikalahkan Christian Harrison dan Zhang Shuai (China).
Bagi penggemar tenis Indonesia, perjalanan Patten dan Heliovaara di Wimbledon bisa menjadi tontonan menarik. Meski tidak ada wakil Indonesia di nomor ganda, dominasi pasangan nomor satu dunia ini memberikan gambaran tentang level tertinggi tenis ganda putra. Pertandingan mereka kerap menjadi ajang adu strategi dan kekompakan yang layak dipelajari oleh petenis muda Tanah Air.
Patten dan Heliovaara kini berada di ambang sejarah: menjadi pasangan pertama yang mempertahankan gelar Wimbledon sejak 2018. Akankah mereka mampu melewati hadangan Andreozzi/Guinard dan terus melaju? Atau justru langkah mereka terhenti di perempat final? Jawabannya akan diketahui dalam beberapa hari ke depan.



