Badai Petir Landa Stadion Azteca, Laga Meksiko vs Inggris Terancam Ditunda
Baca dalam 60 detik
- Stadion Azteca mengeluarkan perintah shelter-in-place akibat cuaca buruk menjelang laga 16 besar Piala Dunia antara Meksiko dan Inggris.
- FIFA sempat mengusulkan perubahan jadwal kick-off namun akhirnya membatalkannya, membuat persiapan kedua tim kacau.
- Hujan deras dan petir di atas stadion memaksa suporter dan awak media bertahan di tempat duduk mereka.

Cuaca ekstrem mengguncang gelaran Piala Dunia di Meksiko. Stadion Azteca, venue pertandingan babak 16 besar antara tuan rumah Meksiko dan Inggris, mengeluarkan perintah shelter-in-place pada Minggu (30/6) sore waktu setempat akibat hujan lebat dan sambaran petir di sekitar arena. Laga yang dijadwalkan kick-off pukul 18.00 waktu setempat (01.00 BST Senin) kini berada dalam ketidakpastian.
Otoritas stadion meminta seluruh suporter dan awak media yang sudah berada di dalam stadion untuk tetap duduk di kursi masing-masing demi keselamatan. Belum ada keputusan resmi mengenai penundaan pertandingan, namun kondisi cuaca yang memburuk dalam beberapa jam terakhir membuat laga ini terancam molor. Badan meteorologi setempat melaporkan potensi badai petir masih akan berlangsung hingga malam hari.
Kekacauan jadwal ini bukan kali pertama terjadi. Sehari sebelumnya, FIFA mengadakan pertemuan darurat dengan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dan Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) setelah mengusulkan perubahan waktu kick-off menjadi pukul 19.00 BST (12.00 waktu setempat). Namun, usulan tersebut ditarik kembali hanya beberapa jam kemudian, membuat persiapan kedua tim berantakan. Pelatih Inggris, Gareth Southgate, sebelumnya mengeluhkan perubahan jadwal yang mendadak karena memengaruhi ritme istirahat pemain.
Bagi publik sepak bola Indonesia, laga ini menyita perhatian karena menyangkut nasib tim unggulan Inggris yang ditunggu-tunggu performanya. Selain itu, Meksiko sebagai tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada juga menjadi sorotan karena infrastruktur dan kesiapan menghadapi cuaca ekstrem. Jika pertandingan benar-benar ditunda, jadwal siaran langsung di Indonesia yang direncanakan Senin dini hari bisa berubah, mengingat perbedaan zona waktu yang signifikan.
Para pengamat menilai bahwa keputusan FIFA yang plin-plan menunjukkan lemahnya koordinasi antara panitia lokal dan badan sepak bola dunia. โSituasi ini seharusnya sudah diantisipasi sejak awal mengingat musim hujan di Meksiko,โ ujar seorang analis olahraga yang enggan disebut namanya. โKeselamatan pemain dan penonton harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar kepentingan komersial.โ
Hingga berita ini diturunkan, hujan masih mengguyur kawasan Stadion Azteca. Belum ada pernyataan resmi dari FIFA mengenai kemungkinan penundaan. Pertanyaannya, mampukah panitia mengendalikan situasi tanpa mengorbankan kenyamanan dan keselamatan semua pihak? Atau justru ini menjadi ujian pertama bagi penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang digelar di tiga negara?



