Aurelien Tchouameni Buka Peluang Gabung Manchester United: Tawaran Kontrak Lima Tahun dari INEOS
Baca dalam 60 detik
- Manchester United dikabarkan telah mengajukan tawaran kontrak lima tahun kepada gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, yang disebut sebagai tawaran sangat menguntungkan.
- Pemain timnas Prancis itu terbuka untuk pindah ke Old Trafford musim panas ini jika Madrid memberi isyarat bahwa ia tidak lagi menjadi bagian dari rencana mereka.
- Potensi transfer ini dinilai sebagai langkah ambisius United untuk mendatangkan gelandang bertahan elite, setelah bertahun-tahun kesulitan merekrut pemain di posisi tersebut.

Manchester United dikabarkan telah mengajukan penawaran kontrak berdurasi lima tahun kepada Aurelien Tchouameni, gelandang Real Madrid yang tengah membela Prancis di Piala Dunia. Langkah ini menjadi sinyal bahwa klub asal Manchester itu serius mendatangkan pemain elite di lini tengah, setelah bertahun-tahun menuai kritik karena kebijakan transfer yang dianggap gagal.
Menurut laporan media Spanyol, INEOS—pemilik baru United—menawarkan paket kontrak yang disebut sebagai 'tawaran sangat bagus' untuk membujuk Tchouameni meninggalkan Santiago Bernabeu. Klaim tersebut muncul setelah petinggi klub dilaporkan terbang ke Spanyol untuk memulai negosiasi. Sementara itu, Flashscore mengabarkan bahwa mantan pemain AS Monaco itu terbuka bergabung dengan Setan Merah, asalkan Madrid memberi tahu bahwa ia tidak lagi masuk dalam rencana mereka.
Potensi kedatangan Tchouameni menjadi angin segar di tengah catatan buruk United dalam merekrut pemain sejak Bruno Fernandes bergabung pada Januari 2020. Donny van de Beek, Alex Telles, Edinson Cavani, Jadon Sancho, Raphael Varane, hingga Cristiano Ronaldo—semua hanya bertahan singkat atau hengkang dengan gratis. Casemiro, yang didatangkan seharga £70 juta pada 2022, juga pergi tanpa biaya transfer setelah musim lalu. Antony, yang dibanderol £86 juta, dijual ke Real Betis dengan harga seperempatnya.
Kegagalan berulang ini membuat suporter United skeptis terhadap kemampuan klub mendatangkan pemain bintang. Namun, Tchouameni dinilai berbeda. Mantan rekan setimnya, Chema Andres, menyebutnya sebagai 'gelandang bertahan terbaik di dunia'. Statistiknya di La Liga musim lalu membuktikan reputasi tersebut: akurasi umpan 92%, kemenangan duel darat 68%, duel udara 76%, dan hanya digerogoti lawan 0,5 kali per laga. Sebagai perbandingan, Casemiro—yang sempat menjadi pahlawan dengan sembilan gol musim lalu—hanya mencatat akurasi umpan 81%, kemenangan duel darat 53%, dan duel udara 51%, serta digerogoti 1,5 kali per penampilan.
Kedatangan Tchouameni juga akan mengisi kekosongan di lini tengah United yang kini hanya memiliki Bruno Fernandes, Kobbie Mainoo, Mason Mount, dan Manuel Ugarte—yang disebut akan absen lama. Dengan gaya bermain yang cocok sebagai gelandang bertahan murni, Tchouameni diyakini bisa langsung menjadi andalan, seperti yang dilakukan Fernandes saat menggusur Jesse Lingard dan Andreas Pereira di posisi nomor 10.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, langkah United ini menarik untuk diikuti. Jika terealisasi, transfer Tchouameni bisa menjadi salah satu yang paling bergema di bursa musim panas, mengingat statusnya sebagai pemain yang sudah memenangi Liga Champions. Namun, pertanyaan besarnya: akankah Madrid melepas pemain yang masih berusia 26 tahun dan menjadi bagian penting skuad Carlo Ancelotti? Atau justru United akan kembali gagal di menit akhir, seperti yang sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir?



