Ronaldo Buka Suara soal Masa Depan: Fokus ke Spanyol, Bukan Perpisahan
Baca dalam 60 detik
- Cristiano Ronaldo menegaskan akan pensiun sesuai keinginannya sendiri, bukan karena tekanan eksternal, menjelang laga Portugal vs Spanyol.
- Megabintang 41 tahun itu mengaku menikmati Piala Dunia keenamnya lebih dari edisi sebelumnya, dengan tiga gol sudah dicetak.
- Pertandingan babak 16 besar melawan Spanyol di Dallas diprediksi ketat; Ronaldo optimistis Portugal bisa melaju.

Cristiano Ronaldo menegaskan bahwa dirinya akan meninggalkan sepak bola tanpa penyesalan, namun enggan menyebut Piala Dunia 2026 sebagai turnamen terakhirnya. Pernyataan itu disampaikan jelang laga hidup-mati Portugal melawan Spanyol pada babak 16 besar di Dallas, Senin (7/7) waktu setempat.
Pemain berusia 41 tahun yang tengah menjalani Piala Dunia keenam secara beruntun itu menekankan bahwa keputusan pensiun sepenuhnya ada di tangannya. โSaya akan berhenti ketika saya memilih. Kalian selalu bertanya apakah ini yang terakhir? Kita lihat saja. Saya tidak ingin menarik perhatian ke hal itu, yang terpenting adalah bermain bagus besok,โ ujar Ronaldo kepada wartawan, Minggu (6/7).
Ronaldo mengaku telah memberikan segalanya untuk sepak bola. โApa pun yang terjadi besok, Cristiano akan pergi dengan hati nurani yang bersih 1000 persen. Saya bermain karena passion, bukan karena kebutuhan. Saya sudah sukses dalam hidup,โ tambahnya. Ia juga menegaskan tidak akan membebani diri dengan target juara. โYang penting menikmati setiap pertandingan di turnamen sebesar Piala Dunia.โ
Suasana hati Ronaldo terlihat lebih rileks dibanding turnamen-turnamen sebelumnya. Ia mengaku lebih menikmati Piala Dunia kali ini dan percaya bahwa tim asuhan Roberto Martinez bisa mengalahkan Spanyol yang terus meningkat performanya. โJika kami tidak punya keyakinan, kami tidak akan ada di sini. Pengalaman ini indah, kami semakin baik di setiap pertandingan,โ katanya.
Meski mengakui Spanyol sebagai unggulan karena memiliki lebih banyak gelar, Ronaldo menilai pertandingan nanti akan ditentukan oleh detail-detail kecil. โSpanyol selalu menjadi kontender di Euro, Nations League, mereka sudah pernah menjuarai turnamen ini. Tapi ini kompetisi yang berbeda, dengan pemain berbeda. Ada cedera, ada panas. Saya suka bermain melawan Spanyol, rekor saya cukup bagus. Saya punya firasat kami akan menang,โ ujarnya.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga Portugal vs Spanyol menjadi tontonan menarik karena kedua tim memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air. Pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Ronaldo yang masih menjadi idola banyak pemain muda Indonesia. Jika Portugal tersingkir, bisa jadi ini adalah penampilan terakhir sang megabintang di panggung Piala Duniaโmeski ia sendiri belum mau mengonfirmasi.
Dengan segala pengalaman dan ketenangan yang ditunjukkan, Ronaldo seolah ingin menikmati setiap momen tanpa beban. Pertanyaannya, akankah ia mampu membawa Portugal melaju lebih jauh, atau justru Spanyol yang akan menghentikan langkahnya? Jawabannya akan diketahui dalam beberapa jam ke depan.



