Bisnis Trump Raup Rp5 Triliun dari Timur Tengah, Kripto Jadi Kontributor Utama
Baca dalam 60 detik
- Laporan keuangan keluarga Trump menunjukkan pendapatan US$300 juta dari kawasan Teluk pada 2025, mayoritas dari penjualan saham perusahaan kripto.
- Transaksi kripto World Liberty Financial menyumbang US$263 juta, dibeli oleh entitas terkait penasihat keamanan UEA, memicu perdebatan etika.
- Pendapatan lisensi properti di Qatar, Arab Saudi, UEA, dan Oman juga tumbuh, menambah total US$38 juta dari kawasan tersebut.

Bisnis keluarga Presiden Amerika Serikat Donald Trump mencatat pemasukan fantastis dari Timur Tengah sepanjang 2025, dengan total US$300 juta atau setara Rp5,1 triliun. Angka ini menjadikan kawasan Teluk sebagai sumber pendapatan asing terbesar bagi kerajaan bisnis Trump, menurut laporan keuangan terbaru yang dirilis pemerintah AS.
Mayoritas pendapatan itu berasal dari penjualan separuh kepemilikan Trump di perusahaan mata uang kripto World Liberty Financial. Transaksi senilai US$263 juta tersebut, seperti dilaporkan The Wall Street Journal, melibatkan pembeli yang didukung oleh Sheikh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan—penasihat keamanan nasional Uni Emirat Arab sekaligus saudara Presiden UEA. Langkah ini langsung memicu pertanyaan tentang potensi konflik kepentingan, mengingat posisi Trump sebagai presiden dan hubungan eratnya dengan penguasa Teluk.
Sisa pendapatan dari kawasan itu berasal dari bisnis lisensi properti. Pengembang di Qatar, Arab Saudi, UEA, dan Oman membayar biaya lisensi untuk menggunakan merek Trump pada proyek gedung pencakar langit dan lapangan golf. Laporan tersebut mencatat sekitar US$38 juta mengalir ke Trump Organization dari proyek-proyek di empat negara tersebut sepanjang 2025.
Lonjakan pendapatan ini terjadi di tengah kebijakan luar negeri Trump yang agresif di Timur Tengah. Selama masa pemerintahannya, ia meningkatkan dukungan terhadap Israel dalam konflik Gaza, melancarkan serangan terhadap Iran, dan mendorong negara-negara kaya Teluk untuk berinvestasi di AS. Pada 2025, Qatar bahkan menghadiahkan sebuah pesawat kepada pemerintah AS yang kemudian digunakan sebagai Air Force One. Sementara itu, Qatar, Arab Saudi, dan UEA mengumumkan komitmen investasi besar di Amerika Serikat.
Gedung Putih membantah adanya konflik kepentingan. Juru bicara kepresidenan menyatakan Trump telah menghentikan praktik yang memungkinkan negara lain memanfaatkan AS dan justru berhasil menarik investasi besar yang menciptakan lapangan kerja. Trump Organization menambahkan bahwa laporan keuangan tersebut menunjukkan komitmen terhadap transparansi, dan Trump telah menyerahkan pengelolaan bisnisnya kepada kedua putra sulungnya selama menjabat.
Selain penjualan saham, World Liberty Financial juga menjadi sumber pendapatan besar lainnya. Trump mencatat penerimaan lebih dari US$500 juta dari penjualan token yang diterbitkan perusahaan tersebut, meskipun nilai token kemudian anjlok di pasar. Perusahaan yang didirikan pada 2024 ini fokus pada penerbitan stablecoin—mata uang kripto yang nilainya dipatok terhadap dolar AS. Saat ini, pengguna menyimpan lebih dari US$4,6 miliar dalam stablecoin perusahaan, berpotensi menghasilkan pendapatan bunga puluhan juta dolar per tahun.
Bagi Indonesia, perkembangan ini menjadi pengingat akan pentingnya regulasi kripto yang jelas. Meskipun transaksi Trump tidak langsung berdampak ke pasar domestik, tren stablecoin dan investasi asing di sektor aset digital patut dicermati. Otoritas Indonesia perlu mengantisipasi potensi aliran dana internasional yang bisa memengaruhi stabilitas nilai tukar dan sistem keuangan. Di sisi lain, kesuksesan Trump dalam memonetisasi pengaruh politiknya melalui kripto bisa menjadi studi kasus bagi para pelaku industri di Tanah Air.
Ke depan, pertanyaan terbesar adalah apakah model bisnis Trump—menggabungkan kekuasaan politik dengan investasi swasta—akan terus berlanjut. Dengan pemilu AS yang akan datang, tekanan publik dan etika kemungkinan akan meningkat. Apakah negara-negara Teluk akan tetap menjadi mitra bisnis utama, atau justru menjadi bumerang bagi Trump?



