Hyperliquid Melonjak 4% ke $71: Momentum Buyback dan Ancaman Token Unlock
Baca dalam 60 detik
- Hyperliquid (HYPE) naik 4,26% ke $71,11, mengungguli pasar kripto yang hanya tumbuh 1,4%, didorong oleh program buyback agresif dan perluasan ekosistem.
- HIP-3 dan HIP-4 menjadikan Hyperliquid platform dominan untuk pasar perpetual dan prediksi on-chain, dengan pangsa lebih dari 70% volume perps.
- Ancaman terbesar datang pada 6 Juli saat token senilai $645 juta akan dibuka untuk kontributor inti, berpotensi memicu tekanan jual besar.

Hyperliquid (HYPE) mencatat lonjakan 4,26% dalam 24 jam terakhir, menembus level $71,11 dan mengungguli pasar kripto yang hanya naik 1,4% di periode yang sama. Kenaikan ini bukan sekadar efek ekor dari penguatan Bitcoin, melainkan cerminan kepercayaan investor terhadap fundamental proyek yang solid dan strategi tokenomik yang agresif.
Dalam beberapa pekan terakhir, Hyperliquid telah bertransformasi melalui peningkatan HIP-3 dan HIP-4, yang memungkinkan platform ini menjadi rumah bagi pasar perpetual dan prediksi tanpa izin (permissionless). Hasilnya, Hyperliquid kini menguasai lebih dari 70% volume perdagangan perpetual on-chain, posisi yang sulit ditandingi oleh kompetitor. Keunggulan teknis ini menjadi daya tarik utama bagi para trader yang mencari efisiensi dan desentralisasi.
Yang tak kalah penting adalah program buyback yang agresif: 97% dari biaya transaksi digunakan untuk membeli kembali dan membakar token HYPE. Mekanisme ini secara signifikan mengurangi pasokan beredar, menciptakan tekanan harga naik yang berkelanjutan. Ditambah lagi, aliran dana masuk ke ETF HYPE yang terdaftar di AS telah berlangsung selama delapan pekan berturut-turut, menandakan meningkatnya minat institusional.
Namun, euforia ini dihadapkan pada ujian besar dalam waktu dekat. Pada 6 Juli mendatang, sebanyak 9,9 juta token HYPE senilai sekitar $645 juta akan dibuka (unlock) untuk para kontributor inti. Peristiwa ini berpotensi memicu tekanan jual yang signifikan jika para penerima memutuskan untuk merealisasikan keuntungan. Level $70 kini menjadi support kritis; jika bertahan, peluang menuju zona resistensi $78โ$80 terbuka lebar. Sebaliknya, jika tembus ke bawah $70, koreksi menuju $65 bukanlah skenario yang mustahil.
Bagi investor Indonesia, pergerakan HYPE ini menarik dicermati mengingat meningkatnya minat terhadap aset kripto di dalam negeri. Meski Hyperliquid belum setenar Bitcoin atau Ethereum, fundamentalnya yang kuat dan model tokenomik deflasioner bisa menjadi alternatif investasi yang patut diperhitungkan. Namun, risiko volatilitas pasca-unlock tetap menjadi faktor yang harus diantisipasi.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah momentum buyback dan adopsi ekosistem mampu menahan gelombang jual dari unlock token. Jika ya, Hyperliquid berpotensi mencatatkan rekor baru. Jika tidak, koreksi tajam bisa menjadi pengingat bahwa di pasar kripto, tidak ada kenaikan yang linier.



