Spanyol Gempur Austria, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Dua gol Mikel Oyarzabal dan satu dari Pedro Porro membawa Spanyol menekuk Austria 3-0 di Los Angeles.
- Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Spanyol di fase gugur Piala Dunia sejak 2010, sekaligus mengantarkan mereka ke babak 16 besar.
- Rekor kiper Unai Simon tanpa kebobolan 519 menit di Piala Dunia memecahkan catatan legenda Italia, Walter Zenga.

Spanyol memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menggilas Austria 3-0 di Los Angeles, Kamis (2/7) waktu setempat. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi La Roja di fase gugur turnamen akbar sejak menjuarai edisi 2010 di Afrika Selatan.
Dua gol Mikel Oyarzabal (menit ke-36 dan 89) serta satu gol Pedro Porro (66) memastikan dominasi Spanyol sepanjang laga. Hasil ini membuat Spanyol akan menghadapi pemenang antara Portugal dan Kroasia di babak 16 besar yang akan digelar di Dallas pada 6 Juli mendatang.
Sejak menit awal, Spanyol langsung menunjukkan intensitas tinggi. Lamine Yamal mengancam gawang Austria pada menit pertama, sementara Marc Cucurella sempat membobol gawang lawan dari sepak pojok, namun dianulir karena dianggap melanggar kiper Alexander Schlager.
Oyarzabal membuka keunggulan pada menit ke-36 setelah menerima umpan rendah Cucurella dari sisi kiri. Penyerang Basque itu melepaskan tembakan pertama waktu yang mengarah ke sudut gawangโgol ketiganya di turnamen ini. Sebelum turun minum, Spanyol nyaris menggandakan keunggulan lewat tendangan bebas Alex Baena yang membentur mistar dan tendangan Yamal yang masih bisa dihalau Schlager.
Di babak kedua, Austria sempat memberi perlawanan melalui pemain pengganti Sasa Kalajdzic, namun sundulannya masih melambung. Sebaliknya, Spanyol justru menambah gol melalui Porro yang menyundul umpan silang Baena. Meski David Alaba sempat menghalau tembakan Yamal di garis gawang, Oyarzabal menutup pesta dengan gol keduanya memanfaatkan umpan silang Cucurella.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, memuji penampilan anak asuhnya. โTim besar tampil saat dibutuhkan. Hari ini kami melihat pertandingan yang hebat. Saya senang karena hampir sempurna di semua aspekโtapi kami harus terus berkembang. Setiap laga ke depan akan semakin sulit,โ ujarnya kepada RTVE. De la Fuente juga menyoroti performa Oyarzabal yang menunjukkan potensi luar biasa.
Bagi Indonesia, pencapaian Spanyol ini menjadi pengingat betapa pentingnya konsistensi di turnamen besar. Dengan rekor pertahanan yang kokoh dan lini serang yang tajam, Spanyol layak diperhitungkan sebagai kandidat juara. Pertanyaan besarnya: mampukah mereka mempertahankan performa ini hingga akhir?



