Liverpool Bidik Vinicius Junior sebagai Suksesor Mohamed Salah
Baca dalam 60 detik
- Liverpool mengalihkan target dari Yan Diomande ke Vinicius Junior setelah pemain sayap Pantai Gading itu memilih bergabung dengan PSG.
- Vinicius Junior, yang kontraknya di Real Madrid tersisa setahun, bisa ditebus sekitar £77 juta pada bursa musim panas ini.
- Jika transfer terwujud, Liverpool mendapatkan pemain berkelas dunia yang konsisten mencetak 20+ gol per musim dalam lima tahun terakhir.

Liverpool harus segera mencari pengganti Mohamed Salah yang kontraknya habis musim panas ini, dan setelah gagal mendapatkan Yan Diomande, The Reds kini mengarahkan radar ke bintang Real Madrid, Vinicius Junior. Pemain sayap Brasil berusia 25 tahun itu masuk dalam daftar incaran sejumlah klub elite Eropa, termasuk Arsenal, Manchester City, Manchester United, dan Bayern Munich.
Keputusan Diomande untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain memaksa Liverpool beralih ke rencana cadangan. Padahal, pemain asal Pantai Gading itu dianggap sebagai salah satu prospek muda paling menjanjikan. Namun, kegagalan mencetak gol di Piala Dunia 2026—meski menjadi bagian penting serangan Les Éléphants—menimbulkan keraguan apakah ia siap menjadi penerus Salah. Sebaliknya, Vinicius Junior telah membuktikan diri sebagai salah satu winger terbaik dunia dengan torehan konsisten.
Menurut laporan media Spanyol, Liverpool termasuk dalam kelompok kecil klub yang bisa merekrut Vinicius Junior karena kontraknya di Santiago Bernabéu akan habis pada 2027. Situasi ini membuat Real Madrid kemungkinan melepasnya dengan harga sekitar €90 juta (£77 juta) pada musim panas ini—angka yang terjangkau bagi klub yang sangat membutuhkan amunisi baru di lini depan. Meski gajinya akan sangat tinggi, performa Vinicius di Piala Dunia 2026—di mana ia menjadi motor serangan Brasil—menunjukkan bahwa investasi ini sepadan.
Pelatih baru Real Madrid, Jose Mourinho, bahkan menyebut Vinicius sebagai "salah satu winger terbaik di dunia". Pernyataan itu bukan hiperbola belaka. Dalam lima musim beruntun, Vinicius selalu mencetak lebih dari 20 gol untuk Los Blancos, sebuah konsistensi yang membedakannya dari pemain selevel. Ia bukan hanya sekadar penghibur, tetapi juga pencetak gol andal yang bisa menjadi ujung tombak serangan.
Bagi Liverpool, kehilangan Luis Diaz musim lalu masih menyisakan luka. Kini, mereka butuh figur yang bisa meniru kehadiran Salah di lapangan, bukan sekadar menambal lubang. Vinicius menawarkan lebih dari sekadar kecepatan dan dribel; ia memiliki naluri mencetak gol yang langka. Sementara Diomande lebih dikenal sebagai pemain serbabisa, Vinicius adalah spesialis yang bisa menjadi pembeda di laga-laga besar.
Dari sisi finansial, pembelian Vinicius akan menjadi rekor transfer Liverpool, melampaui rekor sebelumnya untuk Virgil van Dijk atau Alisson Becker. Namun, jika dibandingkan dengan potensi keuntungan komersial dan peningkatan daya saing tim, angka itu masuk akal. Apalagi, Liverpool saat ini berada dalam masa transisi setelah kehilangan beberapa pemain kunci. Kehadiran Vinicius bisa menjadi pernyataan ambisi bahwa mereka tetap kompetitif di level tertinggi.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perburuan Vinicius Junior oleh Liverpool menjadi tontonan menarik. Banyak suporter Tanah Air yang mengidolakan pemain Brasil ini sejak ia bersinar di Real Madrid. Jika transfer jadi terjadi, maka persaingan di Liga Premier Inggris musim depan akan semakin panas, dengan kehadiran salah satu pemain paling menghibur di dunia. Namun, Liverpool harus bergerak cepat karena Manchester City dan Bayern Munich juga mengintai situasi ini.
Pertanyaan besarnya: akankah Liverpool berani mengeluarkan dana besar untuk satu pemain di tengah kebutuhan merombak skuad secara keseluruhan? Ataukah mereka akan kembali ke opsi yang lebih realistis seperti Said El Mala, Yankuba Minteh, atau Matias Fernandez-Pardo? Hanya waktu yang akan menjawab apakah langkah berani ini akan membawa The Reds kembali ke puncak.



