Liverpool Alihkan Target ke Khephren Thuram: Alternatif Lebih Murah dari Bintang Muda Maroko
Baca dalam 60 detik
- Liverpool dikabarkan mengincar gelandang Juventus, Khephren Thuram, dengan banderol โฌ50 juta sebagai alternatif dari Ayyoub Bouaddi yang lebih mahal.
- Thuram, yang pernah diminati Jurgen Klopp pada 2023, dinilai memiliki profil siap pakai untuk mengisi lini tengah The Reds yang tengah dalam transisi.
- Keputusan ini menunjukkan strategi FSG yang lebih pragmatis di bursa transfer, mengutamakan pemain matang ketimbang prospek jangka panjang dengan harga selangit.

Liverpool dilaporkan mengalihkan fokus perburuan gelandang ke Khephren Thuram, pemain timnas Prancis yang kini membela Juventus, setelah menemui kendala dalam upaya mendatangkan bintang muda Maroko, Ayyoub Bouaddi. Langkah ini menandai pergeseran strategi transfer The Reds yang lebih mengutamakan pemain siap pakai di tengah kebutuhan mendesak untuk merombak lini tengah.
Menurut laporan dari Italia, Juventus membuka pintu bagi kepergian Thuram dengan banderol โฌ50 juta atau sekitar ยฃ42 juta. Angka tersebut jauh lebih rendah dari nilai yang diminta Lille untuk Bouaddi yang mencapai ยฃ85 juta. Selain itu, Bouaddi baru akan tersedia dalam 13 bulan ke depan, membuat Liverpool enggan mengeluarkan dana besar untuk pemain yang belum bisa langsung berkontribusi.
Ketertarikan Liverpool terhadap Thuram sebenarnya bukan hal baru. Pada 2023, saat masih membela Nice, pemain berusia 25 tahun itu sempat menjadi incaran Jurgen Klopp. Namun, The Reds saat itu memilih merekrut Alexis Mac Allister dari Brighton. Kini, dengan performa Mac Allister yang menurun, Thuram kembali masuk radar sebagai opsi yang lebih matang dan siap bersaing di Premier League.
Analis sepak bola Sam McGuire sebelumnya menyebut Thuram bisa menjadi "monster" di bawah asuhan Klopp. Meski tidak terealisasi, pemain Prancis itu terus menunjukkan perkembangan di Serie A. Ia dikenal sebagai gelandang box-to-box yang progresif dalam membawa bola dan agresif saat merebut kembali penguasaan. Gaya bermainnya dinilai cocok dengan skema yang diinginkan pelatih baru Liverpool, Andoni Iraola.
Keputusan Liverpool untuk beralih ke Thuram juga mencerminkan pragmatisme FSG di bursa transfer. Daripada mengeluarkan dana besar untuk pemain muda yang belum teruji di Premier League, mereka memilih pemain yang sudah memiliki pengalaman di liga top Eropa. Meskipun Thuram tidak memiliki potensi setinggi Bouaddi, ia dianggap lebih siap memberikan dampak langsung dalam perburuan gelar.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, dinamika transfer Liverpool ini menarik untuk dicermati. Liverpool memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air, dan keputusan merekrut pemain seperti Thuram bisa memengaruhi daya saing tim di Premier League musim depan. Selain itu, persaingan ketat di lini tengah Premier League membuat setiap langkah transfer klub besar selalu menjadi sorotan.
Dengan Thuram yang sudah matang secara fisik dan mental, serta harga yang lebih rasional, Liverpool tampaknya mengambil jalan aman untuk memperkuat skuad. Namun, pertanyaan besarnya adalah: akankah Thuram mampu menggantikan peran yang diharapkan dari Bouaddi, atau justru menjadi pembelian yang kurang spektakuler? Musim depan akan menjadi jawabannya.



