Juventus Naikkan Biaya Pinjaman demi Kolo Muani: Strategi Baru Jebol Negosiasi PSG
Baca dalam 60 detik
- Juventus meningkatkan tawaran biaya pinjaman menjadi €8-10 juta untuk meyakinkan PSG melepas Randal Kolo Muani secara permanen.
- PSG membanderol sang striker €40 juta, sementara tawaran awal Juventus senilai €33 juta dengan kewajiban beli bersyarat ditolak.
- Kesepakatan ini krusial bagi Juventus yang kehilangan Dusan Vlahovic dan membutuhkan ujung tombak baru setelah performa apik Kolo Muani di paruh kedua musim lalu.

Juventus kembali mengintensifkan upaya mendatangkan Randal Kolo Muani dari Paris Saint-Germain dengan menyiapkan skema pinjaman yang lebih mahal, sebagai langkah baru untuk menjembatani perbedaan harga yang masih cukup lebar antara kedua klub.
Menurut laporan terbaru media Italia, Corriere dello Sport, Kamis (10/7), manajemen Bianconeri bersedia membayar biaya pinjaman hingga €8-10 juta untuk satu musim. Angka itu dianggap sebagai semacam 'uang muka' yang nantinya akan dikonversi menjadi bagian dari transfer permanen. Langkah ini diambil setelah tawaran awal Juventus—pinjaman dengan kewajiban beli bersyarat senilai €33 juta—ditolak mentah-mentah oleh PSG.
Kolo Muani sendiri sudah tidak masuk dalam rencana Luis Enrique di Paris. Dua musim terakhir ia habiskan dengan status pinjaman, termasuk setengah musim bersama Juventus pada 2024/25. Selama di Turin, penyerang timnas Prancis itu tampil impresif dengan mencetak delapan gol dari 16 penampilan di Serie A. Performa itulah yang membuat manajemen Juventus kepincut untuk membawanya kembali secara permanen, apalagi setelah kepergian Dusan Vlahovic yang hengkang secara gratis pada akhir kontraknya, 30 Juni lalu.
PSG dilaporkan mematok harga €40 juta untuk striker berusia 26 tahun tersebut. Juventus berharap dengan menaikkan biaya pinjeman, mereka bisa menemukan titik temu di kisaran €35-37 juta—angka yang lebih realistis bagi kedua belah pihak. Negosiasi masih berlangsung, dan pihak klub Italia optimistis kesepakatan bisa tercapai dalam waktu dekat.
Bagi pengamat sepak bola Italia, langkah Juventus ini menunjukkan urgensi mereka untuk segera mendapatkan penyerang anyar. Kehilangan Vlahovic tanpa biaya transfer membuat lini depan Si Nyonya Tua kehilangan tumpuan. Kolo Muani dianggap sebagai profil ideal karena sudah terbukti cocok dengan skema permainan pelatih Thiago Motta. Kecepatan, kemampuan duel udara, dan naluri golnya menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan.
Dari sisi PSG, meski Kolo Muani sudah tidak dibutuhkan, mereka tetap ingin mendapatkan nilai optimal dari aset yang sempat didatangkan dengan harga mahal dari Eintracht Frankfurt pada 2023. Sikap keras Les Parisiens dalam negosiasi bukanlah hal baru, dan Juventus harus pintar-pintar menyusun strategi agar tidak keluar dari koridor anggaran.
Jika kesepakatan ini terwujud, Kolo Muani akan menjadi rekrutan ketiga Juventus di bursa transfer musim panas setelah kedatangan beberapa pemain lain. Bagi pecinta sepak bola Indonesia, pergerakan klub-klub Eropa seperti Juventus selalu menarik diikuti, mengingat banyaknya penggemar Serie A di tanah air. Kehadiran striker sekelas Kolo Muani di Serie A diprediksi akan menambah daya saing liga, sekaligus menjadi tontonan menarik bagi penikmat sepak bola nasional.
Ke depannya, pertanyaan terbesar adalah apakah Juventus mampu mempertahankan konsistensi performa Kolo Muani jika ia kembali ke Turin, atau justru akan kembali mengalami penurunan seperti saat di PSG. Semua tergantung pada negosiasi yang masih berjalan dan keputusan akhir kedua klub.



