Dybala Terima Pemotongan Gaji, Tapi Roma Yakin Perpanjang Kontrak Pekan Depan
Baca dalam 60 detik
- Paulo Dybala dikabarkan akan meneken kontrak anyar bersama AS Roma pekan depan meski belum sepenuhnya puas dengan tawaran yang diberikan.
- Kontrak baru itu mencakup pemotongan gaji signifikan dan perpanjangan satu tahun hingga 2027, plus opsi perpanjangan semusim lagi.
- Meski diminati Boca Juniors, Dybala memilih bertahan di Roma karena alasan keluarga dan sudah memberi sinyal hijau kepada klub Argentina tersebut.

Paulo Dybala diprediksi tetap akan memperpanjang masa baktinya di AS Roma meski belum sepenuhnya sepakat dengan nilai kontrak yang ditawarkan. Klub ibu kota Italia itu optimistis kesepakatan baru bisa diteken pada awal pekan depan.
Menurut laporan Corriere dello Sport, negosiasi antara Dybala dan manajemen Roma terus berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Poin utama yang masih menjadi ganjalan adalah pemotongan gaji yang cukup besar dalam proposal kontrak anyar. Meski demikian, kedua pihak sepakat untuk memperpanjang kerja sama hingga Juni 2027, dengan opsi perpanjangan satu musim tambahan hingga 2028.
Keputusan Dybala untuk bertahan di Stadio Olimpico tak lepas dari faktor keluarga. Penyerang asal Argentina itu dikabarkan sudah memberi tahu Boca Juniors—klub yang paling serius mengincarnya—bahwa ia akan menghabiskan setidaknya satu musim lagi bersama Roma. Hal itu diungkapkan jurnalis transfer Matteo Moretto awal pekan ini.
Namun, Dybala belum sepenuhnya menerima besaran gaji yang ditawarkan. Laporan menyebutkan bahwa rincian bonus masih menjadi bahan pembahasan antara agen, pengacara, dan direktur Roma. Dybala dijadwalkan kembali ke Roma dalam lima hari ke depan, dan pelatih Gian Piero Gasperini berharap saat itu kontrak baru sudah ditandatangani.
Bagi sepak bola Indonesia, situasi Dybala menjadi contoh bagaimana negosiasi kontrak pemain bintang bisa berlangsung alot meski ada niat baik dari kedua belah pihak. Di Liga 1, kasus serupa kerap terjadi ketika pemain asing atau lokal menuntut penyesuaian gaji di tengah keterbatasan finansial klub. Keputusan Dybala untuk tetap bertahan meski ada pemotongan gaji juga bisa menjadi pelajaran tentang prioritas non-finansial, seperti stabilitas keluarga dan proyek jangka panjang klub.
Dengan sisa waktu yang semakin sempit, pertanyaan besarnya adalah apakah Dybala akan meneken kontrak begitu kembali ke Roma, atau justru memanfaatkan momen untuk menekan klub agar memberikan bonus lebih besar? Yang jelas, Roma tak ingin kehilangan pemain bintangnya secara gratis di bursa transfer mendatang.



