Tottenham Blokir Pinjaman Vicario, Juventus Alihkan Incaran ke Emiliano Martinez
Baca dalam 60 detik
- Tottenham menolak permintaan pinjaman Juventus untuk kiper Guglielmo Vicario tanpa opsi pembelian.
- Juventus kini fokus mengejar Emiliano Martinez dari Aston Villa, dengan selisih nilai transfer yang disebut masih bisa dinegosiasikan.
- Kebugaran Martinez menjadi perhatian utama setelah ia tampil dengan cedera jari di Piala Dunia, dan kesepakatan ditargetkan rampung dalam 48 jam.

Langkah Juventus untuk memperkuat posisi penjaga gawang menemui jalan buntu. Klub asal Turin itu gagal meyakinkan Tottenham Hotspur untuk melepas Guglielmo Vicario dengan skema pinjaman, menyusul penolakan tegas dari kubu London Utara. Kegagalan ini memaksa Bianconeri memutar haluan dan kembali mengarahkan radar ke bursa transfer Inggris.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Spurs tidak membuka ruang negosiasi untuk peminjaman kiper internasional Italia tersebut tanpa kewajiban membeli. Padahal, opsi itu sempat menjadi salah satu pertimbangan utama Juventus dalam perburuan kiper anyar. Vicario, yang mengangkat trofi Liga Europa bersama Tottenham pada 2025, hanya akan dilepas jika klub London tersebut melunak dan menyetujui syarat yang diajukan.
Dengan tertutupnya pintu menuju Vicario, Juventus kembali menoleh pada nama yang sudah tidak asing: Emiliano Martinez. Kiper Aston Villa itu kembali tersedia di pasar setelah The Villans dikabarkan hampir mengamankan jasa Zion Suzuki dari Parma, meny menyusul batalnya kepindahan pemain Jepang tersebut ke Paris Saint-Germain. Situasi ini membuka peluang bagi Juventus untuk mengajukan tawaran konkret.
Dari sisi nilai transfer, Aston Villa mematok harga sekitar 10 juta euro untuk kiper andalan Timnas Argentina tersebut. Sementara itu, Juventus baru mengajukan penawaran senilai 7 juta euro ditambah bonus 3 juta euro. Meski ada selisih, kedua pihak menilai jarak tersebut masih bisa dijembatani dalam negosiasi lanjutan.
Namun, ada satu catatan penting yang menjadi perhatian: kondisi fisik Martinez. Kiper berusia 32 tahun itu dikabarkan tampil dengan masalah pada jari tangannya selama Piala Dunia 2022, yang berpotensi memerlukan tindakan operasi. Hal ini menjadi pertimbangan tersendiri bagi tim medis Juventus sebelum memfinalisasi kesepakatan.
Bagi pengamat sepak bola Italia, kegagalan mendatangkan Vicario menjadi pukulan tersendiri mengingat profil kiper asal Udinese itu dinilai cocok dengan kebutuhan taktik pelatih. Namun, dengan opsi Martinez yang masih terbuka, Juventus tampaknya tidak ingin berlama-lama. Direktur olahraga mereka, Giovanni Carnevali dan Massara, disebut bekerja dalam keterbatasan finansial yang ketat dan berharap dapat menuntaskan masalah ini dalam dua hari ke depan.
Di sisi lain, keputusan Tottenham untuk mempertahankan Vicario menunjukkan ambisi mereka untuk tetap kompetitif di level tertinggi Eropa. Kiper asal Italia itu menjadi bagian penting dari skema permainan Spurs, terutama setelah sukses meraih gelar Liga Europa. Penolakan ini juga mengirim sinyal bahwa klub London Utara tidak mudah tergoda tawaran pinjaman tanpa jaminan pembelian permanen.
Bagi publik Indonesia, pergerakan bursa transfer ini menarik untuk diikuti karena beberapa pemain Asia, seperti Zion Suzuki, mulai menembus klub-klub Eropa. Meski tidak berdampak langsung pada sepak bola nasional, dinamika transfer ini menunjukkan bagaimana klub-klub besar Eropa berkompetisi untuk mendapatkan kiper berkualitas, sekaligus membuka peluang bagi pemain Asia untuk bersaing di panggung tertinggi.
Ke depannya, pertanyaan besarnya adalah apakah Juventus mampu menutup kesepakatan untuk Martinez sebelum batas waktu yang mereka tetapkan. Jika gagal, siapa lagi yang akan menjadi target berikutnya? Atau akankah mereka kembali mencoba pendekatan ke Tottenham dengan syarat yang lebih menarik? Bursa transfer selalu penuh kejutan, dan keputusan dalam 48 jam ke depan akan menentukan arah kebijakan transfer Juventus musim ini.



