Atalanta Tolak Tawaran Fulham untuk Bellanova: Bek Sayap Timnas Italia Tak Dijual
Baca dalam 60 detik
- Fulham mengajukan tawaran tertulis senilai โฌ20 juta untuk Raoul Bellanova, namun langsung ditolak Atalanta.
- Pelatih Maurizio Sarri menilai Bellanova sebagai pemain kunci dalam rencana musim ini, sehingga klub Bergamo menolak melepasnya.
- Dengan bursa transfer yang masih terbuka, Fulham bisa meningkatkan tawaran atau beralih ke target lain, sementara klub lain masih memantau situasi.

Atalanta dengan tegas menolak tawaran Fulham untuk bek sayap andalan mereka, Raoul Bellanova. Klub asal London itu dikabarkan telah mengirimkan tawaran tertulis senilai sekitar 20 juta euro, termasuk bonus, namun langsung ditolak mentah-mentah oleh manajemen La Dea.
Kabar ini pertama kali diungkapkan oleh jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano, dan diperkuat oleh laporan media Italia seperti FirenzeViola dan La Gazzetta dello Sport. Fulham memang tengah berburu bek kanan baru dan menilai Bellanova sebagai kandidat ideal. Namun, Atalanta bersikeras bahwa pemain internasional Italia tersebut tidak masuk dalam daftar jual.
Penolakan ini bukan tanpa alasan. Bellanova menjadi bagian penting dalam skema Maurizio Sarri selama pramusim. Pelatih asal Italia itu menganggapnya sebagai elemen kunci dalam rencana permainannya. Dengan kompetisi yang akan segera dimulai, Atalanta enggan kehilangan pemain pilihan utama hanya beberapa pekan sebelum kick-off. Kecuali ada tawaran yang dianggap tidak masuk akal untuk ditolak, mereka bertekad mempertahankan pemain berusia 24 tahun itu.
Keputusan Atalanta ini tentu menjadi pukulan bagi Fulham yang tengah aktif memperkuat skuad. Namun, bukan berarti peluang mereka tertutup total. Klub-klub lain, baik dari Italia maupun luar negeri, dikabarkan turut memantau perkembangan situasi Bellanova. Jika Fulham serius ingin memboyongnya, mereka harus bersiap mengajukan penawaran yang jauh lebih besar dari angka sebelumnya.
Bagi pengamat sepak bola, sikap Atalanta ini menunjukkan ambisi mereka untuk bersaing di level tertinggi, baik di Serie A maupun Eropa. Mempertahankan pemain kunci seperti Bellanova adalah sinyal bahwa mereka tidak ingin melemahkan skuad di tengah persaingan yang ketat. Di sisi lain, Fulham harus berpikir ulang: apakah mereka akan menaikkan tawaran secara signifikan atau beralih ke target lain yang lebih realistis?
Konteks ini juga menarik untuk dicermati dari perspektif Indonesia. Meski tidak terlibat langsung, keputusan klub-klub Eropa dalam mempertahankan pemain kunci sering kali memengaruhi dinamika bursa transfer global. Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, kabar ini menjadi pengingat bahwa loyalitas pemain dan strategi klub tetap menjadi faktor utama dalam menentukan langkah transfer, terlepas dari besarnya nilai tawaran.
Hingga bursa transfer ditutup, pertanyaan besarnya adalah: akankah Fulham kembali dengan tawaran yang lebih menggoda, atau justru memilih mundur dan mencari alternatif lain? Atalanta sendiri tampak tenang dan percaya diri dengan keputusan mereka. Satu hal yang pasti, Bellanova tetap menjadi aset berharga yang akan dipertahankan mati-matian oleh klub asal Bergamo tersebut.



