NBCUniversal Siap Garap Game: Raksasa Hiburan Incar Pasar Video Game
Baca dalam 60 detik
- NBCUniversal berencana memasuki industri video game dengan memanfaatkan waralaba film dan acara TV miliknya.
- Langkah ini baru bisa diambil setelah proses pemisahan dari Comcast selesai dan perusahaan menjadi entitas publik mandiri.
- Keputusan ini menandai tren konglomerat media besar yang mulai serius menggarap sektor game sebagai mesin pertumbuhan baru.

NBCUniversal, perusahaan raksasa di balik Universal Pictures, taman hiburan, dan jaringan televisi, dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan memasuki industri video game. Langkah ini menjadi sinyal bahwa konglomerat media global mulai melirik sektor game sebagai ladang pertumbuhan baru di tengah perubahan lanskap hiburan.
Menurut laporan Reuters, NBCUniversal saat ini tengah dalam proses pemisahan dari induk perusahaannya, Comcast. Rencana spin-off ini bertujuan menciptakan entitas baru yang tercatat di bursa saham secara independen. Hingga proses tersebut rampung, perusahaan belum bisa bergerak leluasa untuk mengeksplorasi peluang bisnis baru, termasuk di ranah video game.
Setelah resmi terpisah, NBCUniversal disebut akan memanfaatkan waralaba yang sudah dimilikinya—seperti film-film blockbuster, serial TV populer, dan karakter ikonik—untuk merambah pasar game. Strategi ini mirip dengan yang dilakukan Disney lewat franchise Star Wars atau Marvel yang sukses diadaptasi ke dalam game. Dengan portofolio properti intelektual yang luas, NBCUniversal memiliki modal kuat untuk bersaing.
Langkah NBCUniversal ini tidak terjadi di ruang hampa. Beberapa tahun terakhir, perusahaan media besar seperti Netflix, Warner Bros., dan bahkan Amazon telah bereksperimen dengan game. Netflix, misalnya, mulai menambahkan game ke dalam layanan streamingnya, sementara Warner Bros. sukses dengan seri game Batman Arkham dan Harry Potter. NBCUniversal tampaknya ingin mengikuti jejak tersebut, namun dengan pendekatan yang lebih terfokus pada lisensi properti intelektual yang sudah terbukti.
Bagi Indonesia, perkembangan ini bisa berdampak pada ketersediaan game-game berkualitas yang mengadaptasi waralaba populer. Pasar game Indonesia yang terus tumbuh—dengan jumlah pemain mencapai puluhan juta—menjadi sasaran empuk bagi perusahaan seperti NBCUniversal. Jika rencana ini terealisasi, bukan tidak mungkin game-game bertema Jurassic World atau Fast & Furious akan lebih mudah diakses oleh gamer Tanah Air, baik melalui platform konsol, PC, maupun mobile.
Namun, tantangan tetap ada. Industri game sangat kompetitif dan membutuhkan investasi besar, baik dari segi pengembangan maupun pemasaran. NBCUniversal harus bersaing dengan raksasa seperti Electronic Arts, Activision Blizzard, dan Tencent yang sudah mapan. Selain itu, tren game live-service dan microtransaction memerlukan strategi bisnis yang berbeda dari model tradisional film dan TV.
Pertanyaan besarnya: mampukah NBCUniversal mentransfer kesuksesan waralaba filmnya ke dalam medium interaktif? Atau akankah langkah ini hanya menjadi eksperimen mahal yang tidak membuahkan hasil? Jawabannya mungkin baru akan terlihat dalam beberapa tahun ke depan, setelah proses spin-off selesai dan strategi game mulai dijalankan.



