Michael Olise Puncaki Daftar Pengumpul Assist Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Prancis Michael Olise memimpin perolehan assist Piala Dunia 2026 dengan lima umpan gol hingga 30 Juni.
- Bruno Guimaraes dari Brasil menempati posisi kedua dengan empat assist, disusul tiga pemain dengan tiga assist.
- Prestasi Olise menyamai catatan legenda seperti Pelé dan Maradona yang pernah mengoleksi lima assist dalam satu edisi Piala Dunia.

Gelandang serang Prancis, Michael Olise, memuncaki daftar pengumpul assist terbanyak pada Piala Dunia 2026 dengan torehan lima umpan gol hingga pertandingan terakhir fase grup, 30 Juni lalu. Pemain berusia 24 tahun itu menjadi satu-satunya pesepak bola yang mampu mencatatkan lima assist dalam satu edisi turnamen sejak Diego Maradona melakukannya pada 1986.
Di bawah Olise, gelandang Brasil Bruno Guimaraes mengoleksi empat assist, disusul tiga pemain dengan tiga assist: Alexander Isak (Swedia), Martin Odegaard (Norwegia), dan Florian Wirtz (Jerman). Sebanyak 19 pemain lainnya tercatat memiliki dua assist, termasuk nama-nama besar seperti Kylian Mbappe (Prancis), Mohamed Salah (Mesir), Bukayo Saka (Inggris), dan Joshua Kimmich (Jerman).
Dominasi Olise dalam hal kreasi peluang menjadi sorotan tersendiri. Ia tidak hanya menjadi motor serangan Prancis, tetapi juga menunjukkan konsistensi yang jarang terlihat di panggung sebesar Piala Dunia. Dalam sejarah turnamen, hanya enam pemain yang pernah mencatatkan lima assist atau lebih dalam satu edisi, dan Olise kini bergabung dalam jajaran elit tersebut.
Jika melihat catatan historis, pencapaian Olise menempatkannya sejajar dengan legenda seperti Pelé (6 assist pada 1970), Robert Gadocha (5 assist pada 1974), Thomas Hassler (5 assist pada 1994), Pierre Littbarski (5 assist pada 1982), dan Diego Maradona (5 assist pada 1986). Menariknya, sejak 1998, tidak ada pemain yang mampu menembus angka lima assist dalam satu turnamen hingga Olise melakukannya di edisi 2026.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, daftar assist ini memberikan gambaran tentang pemain-pemain kreatif yang patut diwaspadai. Meskipun tidak ada pemain Asia Tenggara yang masuk dalam daftar, performa Olise dan Guimaraes bisa menjadi inspirasi bagi gelandang serang lokal untuk meningkatkan visi dan akurasi umpan. Turnamen ini juga menunjukkan bahwa assist, sama pentingnya dengan gol, sering kali menjadi pembeda dalam pertandingan ketat.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Olise mampu mempertahankan performanya hingga babak gugur dan membawa Prancis melaju jauh. Jika ia terus konsisten, bukan tidak mungkin rekor assist terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia yang dipegang Pelé (6 assist) akan terpecahkan. Satu hal yang pasti, namanya kini sudah tercatat dalam buku sejarah turnamen.



