Polri Mutasi Besar-besaran: 41.578 Personel Naik Pangkat, Empat Perwira Sandang Bintang Tiga
Baca dalam 60 detik
- Sebanyak 41.578 personel Polri mendapat promosi pangkat, termasuk 87 perwira tinggi yang empat di antaranya naik menjadi Komjen.
- Kenaikan pangkat ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan institusi sekaligus momentum memperkuat integritas dan profesionalisme korps.
- Langkah ini diharapkan mendorong Polri semakin responsif dan humanis dalam melayani masyarakat di tengah tuntutan reformasi internal.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung upacara kenaikan pangkat bagi ribuan personel di Markas Besar Polri, Selasa (30/6). Dalam periode ini, total 41.578 anggota Polres hingga Mabes menerima promosi, menandai salah satu gelombang mutasi terbesar dalam tubuh institusi keamanan tersebut.
Dari jumlah itu, 87 di antaranya adalah perwira tinggi (pati) yang terdiri atas empat Komisaris Jenderal (Komjen), 29 Inspektur Jenderal (Irjen), dan 54 Brigadir Jenderal (Brigjen). Empat nama yang kini menyandang pangkat bintang tiga adalah Komjen Mulia Hasudungan Ritonga, Komjen Gatot Tri Suryanta, Komjen Helmy Santika, dan Komjen Rudi Setiawan. Sementara itu, 29 perwira tinggi lainnya naik menjadi Irjen, termasuk Irjen Agus Wijayanto dan Irjen Himawan Bayu Aji.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan atas masa kerja, melainkan amanah yang menuntut tanggung jawab lebih besar. "Kami berharap seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat terus memperkuat integritas, profesionalisme, dan kepemimpinan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya dalam keterangan resmi.
Proses promosi ini mencakup seluruh jenjang, mulai dari perwira pertama hingga tamtama. Sebanyak 878 perwira menengah (pamen), 1.289 perwira pertama (ama), 37.930 bintara, dan 1.394 tamtama turut menerima kenaikan pangkat. Menurut Isir, langkah ini merupakan bagian dari pembinaan karier dan apresiasi atas dedikasi serta kinerja personel selama bertugas.
Di tengah upaya reformasi internal Polri, mutasi besar-besaran ini menjadi sinyal bahwa institusi tengah melakukan penyegaran di jajaran puncak. Pengamat kepolisian menilai bahwa promosi empat perwira tinggi ke pangkat Komjen dapat memengaruhi peta persaingan di tubuh Polri, terutama menjelang pergantian kepemimpinan di beberapa posisi strategis. Kepercayaan publik terhadap Polri yang sempat menurun akibat sektor kontroversial diharapkan dapat dipulihkan melalui figur-figur baru yang lebih profesional.
Ke depan, publik akan mengamati apakah para perwira yang baru dipromosikan mampu menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks, mulai dari kejahatan siber hingga radikalisme. Pertanyaan yang mengemuka: apakah rotasi ini cukup untuk memperkuat citra Polri sebagai institusi yang bersih dan dekat dengan rakyat?



