Angelina Jolie Buka Suara: Sepuluh Tahun Tanpa Pacaran Demi Anak-Anak
Baca dalam 60 detik
- Angelina Jolie mengaku belum menjalin hubungan asmara sejak bercerai dari Brad Pitt pada 2016.
- Aktris 51 tahun itu memilih fokus membesarkan keenam anaknya, termasuk anak angkat dan kandung.
- Perannya dalam film 'Couture' membantunya menyadari bahwa menjadi ibu dan memiliki pasangan tidak harus saling bertentangan.

Angelina Jolie untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir secara terbuka mengakui bahwa dirinya belum menjalin hubungan asmara sejak perceraiannya dengan Brad Pitt pada 2016. Dalam wawancara dengan Yahoo! Entertainment, aktris pemenang Academy Award itu mengungkapkan bahwa prioritas utamanya selama ini adalah membesarkan keenam anaknya, sehingga kehidupan pribadinya seolah terhenti.
Jolie, yang kini berusia 51 tahun, mengaku bahwa ia sempat merasa bagian dari dirinya yang romantis tidak lagi relevan selama ia fokus pada peran sebagai ibu. "Sejujurnya, saya belum berkencan sejak bercerai satu dekade lalu. Jadi, saya sempat terjebak dalam pikiran bahwa aspek itu tidak lagi menjadi pusat hidup saya jika saya fokus pada anak-anak dan keluarga," ujarnya.
Keenam anak Jolie dan Pitt terdiri dari Maddox (24), Pax (22), Zahara (21), Shiloh (20), serta si kembar Knox dan Vivienne (17). Perceraian pasangan yang sempat menjadi salah satu yang paling populer di Hollywood itu dipicu oleh insiden di pesawat pada 2016, yang kemudian memicu proses hukum panjang hingga resmi bercerai pada 2019.
Namun, perannya sebagai Maxine dalam film terbarunya, Couture, membuka perspektif baru bagi Jolie. Ia menyadari bahwa menjadi ibu yang berdedikasi tidak harus mengorbankan kebutuhan emosionalnya sebagai seorang perempuan. "Butuh waktu bagi saya untuk berkata, 'Dia bisa mencintai putrinya dan berdedikasi padanya, tetapi juga membutuhkan ini sebagai seorang wanita,'" jelasnya.
Kesadaran ini muncul seiring bertambahnya usia anak-anaknya. Jolie mengaku bahwa percakapan dengan putri-putrinya yang kini sudah dewasa membantunya merefleksikan kembali identitas dirinya. "Mereka berbicara kepada saya sebagai wanita muda, dan saya melihat apa yang saya inginkan untuk mereka. Saya tidak ingin mereka kehilangan bagian dari diri mereka sendiri. Dan itu mengingatkan saya pada apa yang mungkin telah saya hilangkan," tuturnya.
Jolie juga mengungkapkan bahwa anak-anaknya secara tidak langsung mendorongnya untuk kembali menjadi dirinya yang dulu, bukan sekadar 'Ibu'. "Ada ruang berbeda bagi saya untuk menjadi wanita itu lagi, yang bukan hanya seorang ibu," katanya.
Pengakuan Jolie ini menjadi sorotan di industri hiburan global, termasuk di Indonesia, di mana isu keseimbangan antara karier, keluarga, dan kehidupan pribadi kerap menjadi perdebatan. Banyak perempuan Indonesia, terutama yang berperan sebagai ibu tunggal, mungkin merasa terwakili oleh perjuangan Jolie dalam menemukan kembali jati diri di tengah tanggung jawab membesarkan anak.
Pertanyaan besarnya kini: akankah Jolie akhirnya membuka hati untuk menjalin hubungan baru setelah sekian lama? Ataukah ia akan terus menikmati fase baru kehidupan sebagai perempuan yang telah menemukan kembali dirinya? Publik tentu menanti langkah selanjutnya dari sang bintang.



