Lima Wajah Baru Bundesliga 2026/27: Dari Rekrutan Maut Leverkusen hingga Kejutan Bayern
Baca dalam 60 detik
- Bayer Leverkusen memborong dua talenta muda Eropa: Kennet Eichhorn, gelandang 16 tahun pemecah rekor, dan Kerim Alajbegović, pemain sayap yang bersinar di Piala Dunia 2026.
- Bayern Munich memiliki Wisdom Mike, pemain sayap 17 tahun yang sudah menjadi debutan termuda ketiga klub, siap mengikuti jejak Jamal Musiala.
- Borussia Dortmund dan Elversberg masing-masing mengandalkan Samuele Inácio dan Noah Darvich, dua gelandang serang dengan latar belakang akademi top Eropa.

Bundesliga musim 2026/27 akan segera bergulir, dan sejumlah nama baru siap mencuri perhatian. Bayer Leverkusen, Bayern Munich, Borussia Dortmund, hingga Elversberg memiliki prospek muda yang diprediksi menjadi bintang. Siapa saja mereka?
Leverkusen menjadi salah satu klub paling agresif di bursa transfer musim panas ini. Mereka mendatangkan Kennet Eichhorn dari Hertha Berlin, seorang gelandang muda yang tampil menonjol di kasta kedua Jerman. Direktur olahraga Leverkusen, Simon Rolfes, menyebut Eichhorn sebagai "salah satu talenta terbaik Jerman". Gelandang berusia 16 tahun itu dikenal sebagai pengatur serangan dengan visi bermain yang matang, meski usianya masih sangat belia.
Selain Eichhorn, Leverkusen juga mengaktifkan klausul pembelian kembali untuk Kerim Alajbegović. Pemain sayap kelahiran Cologne ini sempat bersinar di Red Bull Salzburg, mencetak 13 gol dan 4 assist dalam 44 pertandingan, serta dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Austrian Bundesliga. Penampilannya di Piala Dunia 2026 bersama Bosnia-Herzegovina, termasuk gol kemenangan melawan Qatar, membuat Leverkusen bergerak cepat untuk mengamankan jasanya dengan kontrak lima tahun.
Di Bayern Munich, perhatian tertuju pada Wisdom Mike. Pemain sayap berusia 17 tahun ini sudah menjalani debut Bundesliga pada musim lalu, menjadi pemain termuda ketiga dalam sejarah klub setelah Lennart Karl dan Jamal Musiala. Gaya dribelnya yang langsung dan tak terduga membuatnya cepat menanjak di akademi Bayern. Pelatih Vincent Kompany dikenal tidak segan memberi kesempatan kepada pemain muda, dan Mike diprediksi akan mendapatkan lebih banyak menit bermain musim ini.
Borussia Dortmund juga memiliki permata Italia, Samuele Inácio. Gelandang serang berusia 18 tahun ini direkrut dari Atalanta pada 2024 dan mulai menunjukkan taringnya di akhir musim lalu. Dalam tujuh penampilan, ia mencetak satu gol dan menjadi motor serangan Dortmund. Pelatih Niko Kovač bahkan membandingkannya dengan Julian Brandt, yang akan hengkang dari klub. Inácio dianggap sebagai kandidat kuat pengganti Brandt di lini tengah.
Sementara itu, Noah Darvich memulai petualangan baru di Elversberg. Pemain 19 tahun ini sempat menimba ilmu di akademi Barcelona sebelum kembali ke Jerman dan bergabung dengan Stuttgart. Musim lalu ia kesulitan menembus tim utama Stuttgart yang tengah bersaing di Liga Champions. Namun, Elversberg, klub promosi yang dikenal gemar memoles talenta muda, memberinya kesempatan untuk tampil reguler di Bundesliga. Darvich sendiri mengaku pengalamannya di Barcelona seperti "berada di dalam film", dan kini siap menulis babak baru kariernya.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kelima nama ini layak diikuti. Bundesliga kerap menjadi panggung bagi pemain muda Asia Tenggara, seperti Witan Sulaeman yang pernah merumput di Polandia. Meski belum ada pemain Indonesia di daftar ini, perkembangan talenta muda di Jerman bisa menjadi inspirasi bagi pesepak bola Tanah Air yang bercita-cita menembus liga top Eropa. Apakah salah satu dari mereka akan menjadi bintang global berikutnya? Musim 2026/27 akan menjawabnya.



