Aston Villa Dapat Lampu Hijau Rekrut Ilaix Moriba, Emery Buru Gelandang Bertahan
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa mendapat izin dari Celta Vigo untuk merekrut Ilaix Moriba dengan banderol ยฃ25 juta, menyusul kebutuhan mendesak di lini tengah setelah krisis cedera musim lalu.
- Moriba, lulusan La Masia yang sempat menyesal meninggalkan Barcelona, menjadi pemain kunci Celta dengan rata-rata 3,1 tekel per 90 menit, tertinggi di timnya dan lebih baik dari pemain Villa mana pun di Premier League.
- Kedatangan Moriba diharapkan memperkuat pertahanan Villa menjelang Liga Champions, namun persaingan ketat dengan Tielemans, Onana, dan Kamara bisa menjadi tantangan tersendiri.

Aston Villa mendapat lampu hijau untuk mendatangkan gelandang Celta Vigo, Ilaix Moriba, dengan biaya transfer sebesar ยฃ25 juta. Langkah ini diambil manajer Unai Emery untuk memperkuat lini tengah timnya yang sempat krisis akibat cedera pemain kunci pada musim lalu.
Moriba, yang merupakan jebolan akademi La Masia Barcelona, sempat mengaku menyesal meninggalkan klub masa kecilnya. โSaya membuat kesalahan dengan pergi dari Barca. Saya masih sangat muda dan berada di bawah tekanan besar. Sempat terpikir semuanya sudah berakhir. Untungnya sekarang saya bahagia di Celta,โ ujarnya dalam sebuah wawancara. Namun, pemain berusia 23 tahun itu kini telah menjadi pilar penting bagi Celta, hanya absen dalam dua pertandingan La Liga musim lalu.
Kebutuhan Villa akan gelandang baru semakin mendesak setelah Boubacar Kamara, Amadou Onana, dan John McGinn harus menjalani perawatan medis di akhir musim 2025/26. Situasi itu sempat mengancam langkah Villa menuju Liga Champions. Dengan lolosnya Villa ke kompetisi elite Eropa, Emery ingin memastikan kedalaman skuadnya tidak kembali terpuruk.
Menurut jurnalis Alan Nixon melalui Birmingham Live, Celta Vigo siap melepas Moriba dan gaji pemain tersebut tidak menjadi kendala bagi Villa. Moriba yang berpostur 1,85 meter dikenal sebagai gelandang bertahan yang tangguh. Statistik tekelnya yang tinggi bisa menjadi aset berharga untuk menjaga pertahanan Villa, terutama di kompetisi Eropa.
Namun, persaingan di lini tengah Villa diprediksi ketat. Emery memiliki banyak opsi seperti Youri Tielemans, Onana, Kamara, McGinn, dan bahkan Victor Lindelof yang bisa ditempatkan di posisi gelandang bertahan. Moriba harus bekerja keras untuk menembus tim utama. Di sisi lain, Villa mungkin harus melepas Morgan Rogers pada bursa transfer musim panas ini untuk menyeimbangkan keuangan.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah Villa ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub Premier League memanfaatkan bursa transfer untuk memperbaiki kelemahan taktis. Moriba, dengan latar belakang La Masia dan pengalaman di La Liga, bisa menjadi contoh bagaimana pemain muda yang sempat tersesat bisa bangkit kembali. Pertanyaannya, akankah Emery mampu mengintegrasikan Moriba ke dalam skema permainannya yang sudah padat, atau justru akan menjadi batu sandungan bagi perkembangan pemain Guinea tersebut?



