Anderson Tembus Rekor Termahal Inggris: Mahar Rp 2,3 Triliun ke City
Baca dalam 60 detik
- Manchester City mengonfirmasi kesepakatan transfer Elliot Anderson dari Nottingham Forest dengan nilai ยฃ116 juta, menjadikannya pemain Inggris termahal sepanjang sejarah.
- Anderson, yang baru berusia 23 tahun, memimpin berbagai statistik Premier League musim lalu seperti sentuhan bola, duel dimenangkan, dan penguasaan bola direbut, meskipun Forest hanya finis ke-16.
- Pembelian ini menjadi sinyal awal era baru di Etihad setelah kepergian Pep Guardiola, dengan Enzo Maresca yang akan menukangi tim dan Anderson diharapkan menjadi ikon lini tengah.

Manchester City memecahkan rekor transfer pemain Inggris dengan menebus Elliot Anderson dari Nottingham Forest senilai ยฃ116 juta, angka yang melampaui mahar Declan Rice ke Arsenal tiga tahun lalu. Gelandang berusia 23 tahun itu akan bergabung setelah Piala Dunia berakhir, dan ia langsung diplot sebagai penerus Bernardo Silva yang hengkang.
Anderson bukan nama baru di Premier League. Sejak direkrut Forest dari Newcastle seharga ยฃ35 juta pada 2024, ia menjelma menjadi motor permainan yang tak tergantikan. Musim lalu, ia mencatatkan 3.300 sentuhan bola โ tertinggi di liga โ serta memimpin dalam duel dimenangkan (298), penguasaan bola direbut (306), dan pelanggaran dimenangkan (80). Angka-angka itu menunjukkan seorang gelandang yang hadir di setiap fase permainan, baik saat tim menguasai bola maupun bertahan.
Yang membuat statistiknya lebih mengesankan adalah konteks timnya. Forest yang berganti empat pelatih sepanjang musim kerap bermain transisional, bukan dominan penguasaan bola. Anderson tetap mampu menjadi pemimpin dalam operan progresif (376 operan tembus garis) sekaligus unggul dalam kategori defensif. Ia juga menciptakan 54 peluang, sembilan peluang emas, dan mencatatkan ekspektasi assist 4,8 โ tertinggi di skuad Forest.
Keputusan City membayar mahal Anderson tak lepas dari perubahan besar di tubuh klub. Pep Guardiola telah pergi setelah satu dekade berkuasa, dan Enzo Maresca resmi ditunjuk sebagai penggantinya. Maresca, yang sebelumnya menangani Chelsea, dikenal dengan filosofi merebut bola tinggi dan cepat bertransisi. Di Chelsea, ia membangun lini tengah agresif dengan Moises Caicedo sebagai jangkar dan Enzo Fernandez sebagai pengatur serangan. Anderson, dengan kemampuan memenangkan duel dan memecah garis pertahanan, dinilai cocok dengan skema tersebut.
Perbandingan statistik menunjukkan Anderson unggul dalam sentuhan bola (3.300) dibandingkan Fernandez (2.608) dan Caicedo (2.496) saat bermain di bawah Maresca. Namun, ia perlu membuktikan diri bisa tampil konsisten di tim yang mendominasi penguasaan bola, berbeda dengan perannya di Forest yang lebih sering bertahan lalu menyerang balik.
Bagi Nottingham Forest, kehilangan Anderson menjadi pukulan berat. Klub berencana merekrut dua pemain untuk menggantikannya: seorang gelandang bertahan dan seorang gelandang serang. Nama Davide Frattesi (Inter Milan) dan Lucas Bergvall (Tottenham) masuk dalam daftar incaran. Sementara itu, City dikabarkan juga mengincar gelandang Maroko Ayyoub Bouaddi sebagai pelapis Rodri yang akan menjalani operasi pasca-Piala Dunia.
Transfer ini menempatkan Anderson sejajar dengan Jude Bellingham yang diboyong Real Madrid seharga ยฃ115 juta tiga tahun lalu. Pertanyaannya, bisakah ia memikul ekspektasi sebagai pemain termahal Inggris dan menjadi fondasi era baru Manchester City? Jawabannya akan terlihat mulai musim depan.



