Mutasi Besar Polda Banten: Wakapolda hingga Kapolres Cilegon Berganti
Baca dalam 60 detik
- Polda Banten merotasi 14 pejabat utama dan kapolres berdasarkan lima surat telegram yang diterbitkan Mabes Polri pada akhir Juni 2026.
- Wakapolda Banten Brigjen Hendra Wirawan dipromosi ke Mabes Polri, digantikan Kombes Iwan Saktiadi yang sebelumnya menjabat Dirlantas Polda Jawa Timur.
- Proses serah terima jabatan wajib rampung dalam 14 hari setelah surat telegram diterbitkan, sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan promosi karier.

Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali merombak jajaran kepemimpinan di tingkat daerah. Kali ini, Polda Banten menjadi salah satu yang terkena dampak dengan mutasi dan rotasi sejumlah pejabat utama serta kepala kepolisian resor (kapolres) yang tertuang dalam lima surat telegram yang diterbitkan pada akhir Juni 2026.
Kepala Bidang Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, membenarkan adanya pergeseran jabatan tersebut. Menurut dia, mutasi merupakan hal lazim di lingkungan Polri, bertujuan untuk penyegaran organisasi sekaligus memberikan kesempatan promosi bagi personel berprestasi. "Rotasi dan mutasi adalah hal biasa dilakukan di institusi kepolisian. Sesuai dari Surat Telegram, serah terima jabatan harus sudah dilaksanakan dalam waktu 14 hari setelah ST dikeluarkan," ujarnya, Sabtu (27/6/2026).
Perubahan paling mencolok terjadi pada posisi Wakapolda Banten. Brigjen Pol Dr. Hendra Wirawan yang sebelumnya menjabat wakapolda mendapat promosi sebagai Karobinkar SSDM Polri di Mabes. Posisinya digantikan oleh Kombes Pol Iwan Saktiadi, yang sebelumnya menjabat Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur. Selain itu, Direktur Polairud Polda Banten Kombes Pol Yunus Hadith Pranoto juga digeser, digantikan Kombes Pol Eko Hartanto yang sebelumnya bertugas di SSDM Polri.
Di tingkat kepolisian resor, terjadi pergeseran di dua wilayah strategis. Kapolres Lebak yang sebelumnya dijabat AKBP Herfio Zaki kini digantikan oleh AKBP Arninsi, yang sebelumnya menjabat Kabagwatpers Ro SDM Polda Banten. Sementara itu, Kapolres Cilegon yang sebelumnya dipegang AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga kini dipercayakan kepada AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi, yang sebelumnya bertugas sebagai penyidik di Bareskrim Polri.
Pergantian juga terjadi di sejumlah direktorat dan biro. Jabatan Karoops Polda Banten kini diisi Kombes Pol Sofwan Hermanto, menggantikan Kombes Pol Yofie Girianto Putro. Dirintelkam dijabat Kombes Pol Wirasto Adi Nugroho, sementara Dirpamobvit kini dipimpin AKBP Heri Wibowo. Di jajaran wakil direktur, Wadirreskrimsus diisi AKBP Herfio Zaki (sebelumnya Kapolres Lebak), Wadirpamobvit oleh AKBP Derry Indra, dan Wadirlantas oleh AKBP Boney Wahyu Wicaksono.
Mutasi ini menjadi perhatian publik karena Polda Banten merupakan salah satu polda dengan tingkat kerawanan tinggi, mengingat wilayahnya mencakup kawasan industri Cilegon, jalur transportasi utama Jawa-Sumatera, serta daerah penyangga ibu kota. Pengamat kepolisian dari Universitas Indonesia menilai rotasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kinerja kepolisian di wilayah tersebut, terutama dalam menghadapi tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kompleks.
Ke depan, publik akan mengamati bagaimana para pejabat baru ini mampu beradaptasi dan menjalankan tugasnya. Akankah mutasi ini membawa perubahan signifikan dalam pelayanan dan penegakan hukum di Banten? Waktu yang akan menjawab.



