Argentina vs Jordan: Messi Cadangan, Scaloni Buka Suara
Baca dalam 60 detik
- Lionel Messi akan memulai laga pamungkas Grup C Piala Dunia 2026 melawan Yordania dari bangku cadangan, keputusan yang telah disepakati bersama pelatih Lionel Scaloni.
- Keputusan ini diambil untuk menjaga kebugaran megabintang Argentina yang telah mengoleksi lima gol dalam dua pertandingan, bukan karena cedera.
- Sementara itu, Ousmane Dembele mencetak hat-trick untuk Prancis dan masuk dalam perburuan Sepatu Emas, menambah persaingan di puncak klasemen pencetak gol.

Lionel Messi, top skor sementara Piala Dunia 2026 dengan lima gol, dipastikan memulai laga pamungkas Grup C melawan Yordania dari bangku cadangan. Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengonfirmasi keputusan tersebut dalam konferensi pers jelang pertandingan di Dallas, yang akan berlangsung Minggu dini hari WIB.
Scaloni menegaskan bahwa keputusan ini bukan karena masalah fisik. “Leo [Messi] kemungkinan besar akan masuk di babak kedua. Kami sudah berbicara dan sepakat bahwa ini yang terbaik, tetapi jelas penting juga baginya untuk tetap dalam performa kompetitif,” ujarnya. Messi, yang kini berusia 39 tahun, telah mencetak rekor 18 gol di Piala Dunia setelah dua golnya ke gawang Austria membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen.
Keputusan mengistirahatkan Messi juga menjadi sinyal bahwa Argentina sudah mengamankan posisi di fase gugur. Namun, Scaloni menekankan bahwa pemilihan pemain untuk laga ini tidak terkait dengan pertandingan berikutnya. “Yordania adalah lawan yang bagus, dan niat kami adalah menguasai bola serta mendominasi lewat penguasaan. Penyerang mereka cepat, dan kami harus memperhitungkannya,” tambah Scaloni.
Di sisi lain, persaingan pencetak gol semakin memanas. Kylian Mbappe gagal menambah koleksi empat golnya saat Prancis mengalahkan Norwegia 4-1, di mana Erling Haaland—juga dengan empat gol—hanya duduk di bangku cadangan. Namun, Ousmane Dembele mencuri perhatian dengan hat-trick di babak pertama, membawanya ke posisi empat gol dan masuk dalam persaingan Sepatu Emas.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga Argentina vs Yordania tetap menarik untuk disimak. Selain menyaksikan bagaimana Argentina bermain tanpa Messi sejak awal, pertandingan ini juga menjadi ujian bagi skuad Albiceleste dalam mengelola ritme permainan. Scaloni tampaknya ingin menjaga kebugaran pemain kuncinya jelang fase knockout, sebuah strategi yang kerap diterapkan tim-tim besar di turnamen multipertandingan.
Dengan format Piala Dunia 2026 yang melibatkan 48 tim, manajemen pemain menjadi krusial. Argentina, yang sudah dipastikan lolos, bisa bereksperimen tanpa tekanan. Pertanyaannya, akankah Messi tetap menjadi pembeda saat masuk dari bangku cadangan? Atau justru pemain lain yang akan bersinar?



