Moyes Incar Bowen untuk Gantikan Peran Grealish di Everton
Baca dalam 60 detik
- Everton menjadikan Jarrod Bowen sebagai target utama bursa transfer setelah gagal mempertahankan Jack Grealish.
- Hubungan lama Bowen dengan David Moyes di West Ham disebut sebagai keunggulan Everton dalam perburuan pemain berusia 29 tahun itu.
- West Ham yang terdegradasi diperkirakan akan melepas kaptennya dengan harga sekitar ยฃ50 juta.

David Moyes kembali berburu talenta di bursa transfer untuk memperkuat lini depan Everton setelah musim lalu yang berakhir mengecewakan. Manajer asal Skotlandia itu kini mengarahkan bidikan kepada kapten West Ham United, Jarrod Bowen, yang diperkirakan akan meninggalkan klub London tersebut usai degradasi ke Championship.
Menurut laporan Football Insider, Everton sudah memulai langkah awal untuk mendatangkan Bowen. Klub yang dimiliki Friedkin Group itu optimistis West Ham akan merelakan kepergian pemain andalannya dengan banderol sekitar ยฃ50 juta. Ketertarikan ini muncul setelah Everton gagal mengaktifkan opsi pembelian Jack Grealish dari Manchester City sebesar ยฃ50 juta akibat performa Grealish yang menurun karena cedera.
Bowen, yang musim lalu mencetak 85 gol dan 63 assist dalam 280 penampilan untuk West Ham, dinilai sebagai sosok yang tepat untuk menggantikan peran Grealish. Analis Raj Chohan bahkan menyebut gaya bermain Bowen mirip dengan Mohamed Salah, dengan kemampuan memotong dari sisi kanan dan melepaskan tembakan keras. Keunggulan Everton terletak pada hubungan lama Bowen dengan Moyes, yang pernah sukses membesarkan namanya di West Ham, termasuk mencetak gol kemenangan di final Liga Konferensi Eropa.
Aston Villa menjadi pesaing utama Everton dalam perburuan Bowen. Villa bisa menawarkan tiket Liga Champions, sementara Everton hanya bisa mengandalkan faktor Moyes yang pernah menjadi mentornya. Namun, Bowen yang kini berusia 29 tahun mungkin lebih memilih stabilitas dan peran sentral di Everton dibandingkan menjadi pelengkap di Villa Park. Mantan pemain West Ham itu juga disebut sebagai "legenda" oleh Michael Owen, yang memahami betul sistem permainan Moyes.
Bagi Everton, mendatangkan Bowen bukan sekadar memperkuat lini serang, tetapi juga sinyal ambisi untuk bersaing di papan atas. Setelah musim lalu yang datar, Moyes butuh pemain dengan pengalaman dan naluri gol tinggi. Bowen, yang pernah bekerja sama dengan Moyes di West Ham, diyakini bisa langsung beradaptasi. Namun, dengan harga yang tidak murah, Everton harus bergerak cepat sebelum Villa mengambil alih.
Jika transfer ini terwujud, Everton tidak hanya mendapatkan pemain yang bisa menggantikan Grealish, tetapi juga sosok pemimpin di lapangan. Pertanyaannya, akankah Moyes mampu meyakinkan Bowen untuk memilih Goodison Park daripada Villa Park? Atau justru Villa yang akan merebut tanda tangan pemain Inggris tersebut?



