Arsenal Gagal Gaet Alex Scott: Bournemouth Tegaskan Gelandang Muda Itu Tak Dijual
Baca dalam 60 detik
- Bournemouth menolak pendekatan Arsenal untuk Alex Scott dan menyatakan pemain berusia 22 tahun itu tidak akan dilepas pada bursa transfer musim panas ini.
- Scott juga menjadi incaran Manchester City, Manchester United, Tottenham, dan Chelsea, namun Bournemouth berencana memperpanjang kontraknya yang tersisa dua tahun.
- Arsenal kini mengalihkan fokus ke Bruno Guimaraes dan Sandro Tonali, dengan opsi Guimaraes dinilai lebih realistis secara finansial.

Bournemouth dengan tegas menolak pendekatan Arsenal untuk merekrut gelandang muda Alex Scott, dan menyatakan pemain berusia 22 tahun itu tidak akan dijual pada bursa transfer musim panas ini. Langkah klub papan atas Liga Inggris itu menjadi sinyal bahwa The Cherries enggan melepas aset berharganya di tengah gempuran minat dari sejumlah raksasa Premier League.
Scott, yang sebelumnya membela Bristol City, menjadi sorotan setelah mencetak gol kemenangan spektakuler saat Bournemouth mengalahkan Arsenal di Emirates Stadium pada April lalu. Performa impresifnya membuatnya masuk dalam radar tim-tim besar, termasuk Manchester City, Manchester United, Tottenham, dan Chelsea. Namun, Bournemouth telah mengomunikasikan niat mereka untuk mempertahankan pemain yang sempat dipanggil ke skuad Inggris pertama pada November lalu dan mengikuti kamp pelatihan pra-Piala Dunia bersama Thomas Tuchel di Florida.
Manajemen Bournemouth dikabarkan tengah berupaya memperpanjang kontrak Scott yang masih berlaku hingga dua musim ke depan. Langkah ini diambil untuk mengamankan masa depan pemain yang dijuluki 'Guernsey Grealish' tersebut, sekaligus menangkal godaan dari klub-klub peminat. Arsenal sendiri, yang tengah mencari gelandang tengah baru, telah menjajaki opsi lain seperti Bruno Guimaraes dan Sandro Tonali dari Newcastle United.
Menurut analis bursa transfer, keputusan Bournemouth bertahan di tengah tekanan pasar menunjukkan ambisi klub untuk membangun skuad kompetitif tanpa harus kehilangan bintang mudanya. Scott, yang pernah menjadi bagian dari skuad Inggris U-21, dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi gelandang kelas dunia. Bagi Arsenal, kegagalan mendekati Scott memaksa mereka untuk memutar haluan ke target lain, dengan Bruno Guimaraes disebut-sebut sebagai prioritas utama.
Sementara itu, Tottenham Hotspur, rival sekota Arsenal, justru semakin percaya diri bisa mengamankan jasa Sandro Tonali. Klub asal Italia itu dikabarkan tengah maju dalam negosiasi dan optimistis bisa menyelesaikan transfer gelandang timnas Italia tersebut. Situasi ini menambah dinamika bursa transfer Liga Inggris yang semakin panas, di mana setiap klub berburu penguatan lini tengah.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, persaingan merebut gelandang muda seperti Scott menjadi cerminan betapa ketatnya perburuan talenta di Eropa. Meski tidak ada pemain Asia Tenggara yang terlibat langsung, pola perekrutan klub-klub Premier League bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Tanah Air dalam mengelola aset pemain muda. Pertanyaan besarnya, akankah Bournemouth benar-benar mampu menahan godaan dan mempertahankan Scott, atau justru akan ada kejutan di menit-menit akhir bursa transfer?



