Goncalo Ramos Jalani Tes Medis Rahasia untuk AC Milan Dua Pekan Lalu
Baca dalam 60 detik
- Striker PSG Goncalo Ramos telah menjalani tes medis rahasia di Florida dua pekan lalu atas permintaan AC Milan.
- Kesepakatan transfer diperkirakan mencapai €53-55 juta, dengan Ramos yang menginginkan menit bermain lebih banyak.
- Pemain Portugal itu akan bergabung dengan pelatih anyar Milan, Ruben Amorim, setelah musim yang kurang memuaskan di PSG.

AC Milan dikabarkan telah menyelesaikan kesepakatan transfer senilai lebih dari €50 juta untuk striker Paris Saint-Germain, Goncalo Ramos, dengan pemain berusia 25 tahun itu menjalani tes medis rahasia di Florida dua pekan lalu.
Menurut laporan A Bola, tawaran resmi pertama telah diterima PSG, dan dalam hitungan jam, The Athletic serta Calciomercato mengonfirmasi kedua klub telah menyetujui transfer tersebut. Meski angka pasti belum diumumkan, nilai kesepakatan diperkirakan mencapai €53-55 juta termasuk bonus.
Sky Sport Italia melaporkan bahwa tes medis dilakukan di Florida, tempat Portugal menjalani pemusatan latihan untuk Piala Dunia. Langkah ini merupakan permintaan khusus Milan sebagai antisipasi agar tidak ada kejutan negatif di kemudian hari.
PSG sebelumnya membeli Ramos dari Benfica pada 2024 dengan harga €65 juta setelah masa pinjaman awal. Musim ini, ia mencatatkan 12 gol dan dua assist dalam 45 pertandingan kompetitif, namun hanya 15 kali menjadi starter—tanpa satu pun di Liga Champions. Situasi ini membuat Ramos frustrasi dan menginginkan peran yang lebih sentral.
Bagi AC Milan, kedatangan Ramos menjadi suntikan baru di lini depan. Pemain asal Portugal itu telah menyetujui persyaratan pribadi dan antusias bekerja sama dengan pelatih anyar Ruben Amorim, yang juga berasal dari Portugal. Amorim diharapkan mampu memaksimalkan potensi Ramos yang sempat redup di PSG.
Di Indonesia, transfer ini menarik perhatian karena Ramos merupakan salah satu striker muda Eropa yang kerap menjadi incaran klub-klub besar. Langkah Milan mengamankan jasanya menunjukkan ambisi klub untuk bersaing di level tertinggi, sekaligus menjadi sinyal bahwa Serie A masih menjadi tujuan pemain bintang. Ke depannya, publik sepak bola Tanah Air akan menyaksikan apakah Ramos mampu bersinar di San Siro dan membawa Milan kembali ke puncak kejayaan.



