Napoli Ikat Spinazzola Hingga 2028, Bek Serba Bisa Itu Bertahan di San Paolo
Baca dalam 60 detik
- Leonardo Spinazzola resmi meneken kontrak baru bersama Napoli hingga Juni 2028, membatalkan rencana hengkang sebagai free agent.
- Bek berusia 33 tahun itu sempat minim menit bermain musim ini karena cedera, namun kini diikat dengan perpanjangan dua tahun.
- Keputusan Napoli mempertahankan Spinazzola menunjukkan kepercayaan pada pengalaman dan fleksibilitas taktisnya di berbagai posisi.

Napoli secara resmi mengamankan masa depan Leonardo Spinazzola dengan kontrak baru yang berlaku hingga Juni 2028. Langkah ini mengakhiri spekulasi kepergian bek serba bisa tersebut yang sebelumnya berada di ambang status bebas transfer.
Beberapa bulan lalu, masa depan Spinazzola di Stadio Diego Armando Maradona tampak suram. Minimnya menit bermain akibat masalah kebugaran membuatnya dikabarkan akan hengkang pada akhir musim. Namun, negosiasi berubah haluan dan kedua belah pihak sepakat memperpanjang kerja sama selama dua tahun ke depan.
Spinazzola, yang kini berusia 33 tahun, merupakan bagian penting dari skuad Italia yang menjuarai EURO 2020. Meski turnamennya terhenti akibat cedera tendon Achilles yang parah, kualitasnya sebagai full-back serba guna tetap diakui. Ia mampu bermain di sisi kanan maupun kiri, baik sebagai bek, gelandang sayap, maupun bagian dari trisula serangan.
Sejak bergabung dengan Napoli pada musim panas 2024 sebagai pemain bebas transfer, Spinazzola telah mencatatkan 72 penampilan kompetitif dan menyumbang empat gol. Ia turut berperan dalam peraihan Scudetto dan Supercoppa Italiana klub asal Campania tersebut.
Perjalanan karier Spinazzola cukup menarik. Roma pernah mengeluarkan dana sebesar โฌ29,5 juta untuk membelinya dari Juventus pada 2019. Setelah kontraknya di Roma habis, ia memilih bergabung dengan Napoli secara gratis. Kini, dengan perpanjangan kontrak ini, Napoli memastikan tidak kehilangan pemain berpengalaman secara cuma-cuma.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, keputusan Napoli mempertahankan Spinazzola menjadi contoh bagaimana klub besar Eropa mengelola pemain senior yang masih memiliki fleksibilitas taktis. Di tengah maraknya pemain muda yang menjadi incaran, kepercayaan pada pemain berusia di atas 30 tahun tetap menjadi strategi jitu untuk menjaga keseimbangan skuad.
Ke depan, Spinazzola diharapkan bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya dan membantu Napoli bersaing di Serie A maupun Eropa. Pertanyaannya, akankah ia mampu mempertahankan kebugarannya hingga akhir kontrak?



