25 Tahun The Office: Mackenzie Crook dan Martin Freeman Bersatu Kembali dalam Dokumenter Spesial
Baca dalam 60 detik
- BBC merayakan 25 tahun sitkom legendaris The Office dengan episode spesial Remembers yang mempertemukan kembali Mackenzie Crook dan Martin Freeman.
- Dokumenter ini akan mengungkap kisah di balik layar, termasuk momen audisi Freeman untuk karakter Gareth dan pendapat mereka tentang versi Amerika Serikat.
- Acara ini dijadwalkan tayang pada 8 Juli 2025 di BBC Two dan iPlayer, menandai tonggak sejarah salah satu komedi paling berpengaruh di dunia.

Dua puluh lima tahun setelah pertama kali mengudara, The Office—salah satu sitkom BBC paling ikonik—kembali menyita perhatian. BBC mengumumkan bahwa Mackenzie Crook dan Martin Freeman, yang memerankan Gareth Keenan dan Tim Canterbury, akan bersatu kembali dalam sebuah episode spesial bertajuk Mackenzie Crook and Martin Freeman Remember...The Office. Tayangan ini menjadi bagian dari perayaan seperempat abad serial yang diciptakan oleh Ricky Gervais dan Stephen Merchant tersebut.
Serial yang berlatar di kantor perusahaan kertas fiktif Wernham Hogg ini hanya berlangsung dua musim (2001–2003), namun dampaknya melampaui batas negara. Versi Amerika Serikat yang dibintangi Steve Carell sebagai Michael Scott sukses besar dengan sembilan musim. Kini, di tengah maraknya dokumenter nostalgia, BBC memilih untuk menggali kembali cerita di balik layar melalui sudut pandang dua tokoh utamanya.
Dalam dokumenter tersebut, Crook dan Freeman akan berbagi kenangan pribadi, termasuk bagaimana Freeman awalnya mengikuti audisi untuk memerankan Gareth—bukan Tim. Crook juga akan mengungkap pengalamannya menerima potongan rambut yang dinobatkan sebagai salah satu yang terburuk di televisi, serta bagaimana Gervais yang memerankan David Brent nyaris mengacaukan proses syuting setiap hari. Keduanya juga akan memberikan pandangan mereka tentang versi Amerika Serikat dan fenomena 'Office-mania' yang melanda Inggris saat puncak popularitas serial ini.
Bagi penggemar di Indonesia, The Office telah menjadi salah satu referensi utama dalam genre mockumentary komedi. Serial ini kerap dibandingkan dengan adaptasi lokal atau acara serupa di stasiun televisi nasional. Meski tidak ada versi Indonesia, popularitasnya di platform streaming seperti Netflix dan Disney+ Hotstar menunjukkan bahwa humor kantoran yang kikuk dan interaksi antarkarakter tetap relevan lintas budaya. Kehadiran dokumenter ini bisa menjadi momentum bagi generasi baru penonton Indonesia untuk mengenal akar dari tren komedi yang mereka nikmati saat ini.
Ricky Gervais sebelumnya pernah mengungkapkan bahwa ia menolak tawaran membuat film The Office setelah hanya dua episode ditayangkan. Dalam wawancara dengan The Observer pada 2016, ia mengatakan, "Saya memiliki banyak hal yang ingin saya lakukan selanjutnya, dan saya tidak ingin membuat film saat itu." Meski demikian, ia akhirnya merilis spin-off David Brent: Life on the Road pada 2016. Dokumenter spesial ini diharapkan dapat menjembatani celah antara penggemar lama dan baru, serta memberikan perspektif segar tentang warisan serial yang terus hidup.
Pertanyaan yang kini mengemuka: akankah dokumenter ini membuka pintu bagi proyek reuni lain, atau justru menjadi penutup manis bagi salah satu babak terbaik komedi Inggris? Yang jelas, bagi para penggemar setia, momen menyaksikan Crook dan Freeman kembali berbagi layar adalah hadiah ulang tahun yang tak ternilai.



