Lo Kheng Hong Kantongi Dividen Rp20,71 Miliar dari Emiten Sawit Grup Salim
Baca dalam 60 detik
- Investor legendaris Lo Kheng Hong dipastikan menerima dividen tunai Rp20,71 miliar dari PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP) setelah RUPST menyetujui pembagian Rp26 per saham.
- Dividen yield saham SIMS mencapai 4,77% pada harga terkini, menawarkan imbal hasil menarik di tengah tekanan harga komoditas sawit global.
- Lo sebelumnya sempat melepas 8,19 juta saham SIMP pada April 2026 di harga Rp920-925, mengindikasikan strategi ambil untung parsial sebelum dividen.

Investor kawasan Lo Kheng Hong akan menikmati dividen tunai senilai Rp20,71 miliar dari PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP), emiten sawit Grup Salim, setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perusahaan pada 25 Juni 2026 menyetujui pembagian dividen tahun buku 2025 sebesar Rp26 per saham.
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 29 Mei 2026, Lo menggenggam 796.649.400 saham SIMP atau setara 5,14 persen kepemilikan. Dengan asumsi tidak ada perubahan portofolio hingga cum date, ia berhak atas dividen sebesar Rp20,71 miliar yang akan dibayarkan pada 28 Juli 2026.
Keputusan dividen ini menjadi angin segar bagi investor di tengah volatilitas harga minyak sawit mentah (CPO) global yang masih dipengaruhi ketidakpastian permintaan dari India dan Tiongkok. Bagi pemegang saham minoritas, imbal hasil dividen di atas 4,7 persen tergolong kompetitif dibandingkan rata-rata dividen yield emiten big cap di Bursa Efek Indonesia yang berkisar 3-4 persen.
Menariknya, pada April lalu Lo sempat mengurangi kepemilikan saham SIMP sebanyak 8.189.500 lembar dalam dua tahap. Transaksi tersebut terjadi pada harga Rp925 per saham (1.377.000 saham) dan Rp920 per saham (6.812.500 saham), seperti diungkapkan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia. Aksi jual parsial ini menimbulkan spekulasi bahwa Lo mungkin mengunci keuntungan jangka pendek atau melakukan rebalancing portofolio menjelang pengumuman dividen.
Bagi investor ritel Indonesia, langkah Lo bisa menjadi sinyal untuk mencermati valuasi SIMP. Dengan harga saham saat ini di Rp545, PER (price-to-earnings) SIMP diperkirakan berada di kisaran 10-12 kali laba per saham, tergantung realisasi laba 2026. Analis menilai bahwa dividen yang konsisten dari emiten Grup Salim ini tetap menarik bagi investor yang mencari pendapatan pasif, meskipun prospek jangka panjang sektor sawit masih dibayangi isu keberlanjutan dan fluktuasi harga komoditas.
Ke depan, pasar akan mencermati apakah Lo akan kembali mengakumulasi saham SIMP setelah dividen dibagikan, atau justru terus mengurangi eksposurnya. Keputusan investor legendaris ini sering dijadikan acuan oleh pelaku pasar ritel di Indonesia.



