Jokowi Resmikan Tur Politik Lampung: PSI Ditargetkan Jadi Mesin Besar
Baca dalam 60 detik
- Presiden ke-7 Joko Widodo memulai agenda keliling Indonesia di Lampung dengan target memperkuat Partai Solidaritas Indonesia sebagai mesin politik.
- Jokowi akan berperan sebagai motivator dan mendorong penyempurnaan struktur partai yang dipimpin putranya, Kaesang Pangarep.
- Kunjungan tiga hari ini juga bertujuan membangkitkan kesadaran berpolitik masyarakat, dengan persiapan lokal dilaporkan sudah 80 persen.

Joko Widodo, Presiden ketujuh Republik Indonesia, memulai rangkaian tur politiknya dengan menyambangi Lampung pada Jumat pagi, 26 Juni 2026, dengan satu misi utama: menjadikan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai mesin politik yang tangguh.
Dalam pernyataannya di Bandara Adi Soemarmo Solo sebelum keberangkatan, Jokowi mengungkapkan bahwa kehadirannya di Lampung dan sejumlah daerah lain tidak sekadar seremonial. Ia ingin memberikan motivasi kepada kader PSI sekaligus menekankan pentingnya struktur partai yang lengkap dan solid. "Kalau untuk PSI saya ingin memberikan motivator, kemudian juga memberikan pesan-pesan pentingnya struktural di PSI ini segera komplet, sehingga menjadi sebuah mesin politik yang besar," ujarnya.
Langkah ini menandai babak baru keterlibatan langsung Jokowi dalam penguatan partai yang kini dipimpin oleh putra bungsunya, Kaesang Pangarep. Jokowi mengonfirmasi akan bertemu Kaesang di Lampung dan menghadiri serangkaian kegiatan PSI. Agenda tiga hari, 26-28 Juni, itu juga mencakup pertemuan dengan relawan, khususnya Brigade Rakyat Nusantara (BRN) yang diketuai Relly Ragen.
Menurut Jokowi, misi lain dari agendanya adalah membangkitkan kesadaran berpolitik masyarakat. Ia menilai partisipasi publik dalam proses politik masih perlu ditingkatkan. "Membangkitkan kesadaran berpolitik masyarakat, itu juga penting," imbuhnya. Pernyataan ini muncul di tengah dinamika politik menjelang Pemilu 2029, di mana PSI berupaya memperluas basis dukungannya.
Relly Ragen, yang ditemui di kediaman Jokowi di Solo pada 15 Juni, mengungkapkan bahwa persiapan teknis di Lampung sudah hampir rampung. "Persiapannya sekarang sudah matang. Izin-izin sudah, lokasi sudah siap. Ya, 80 persen lah persiapannya di Lampung," katanya. Hal ini menunjukkan bahwa kunjungan Jokowi telah direncanakan secara matang dan mendapat sambutan antusias dari struktur partai dan relawan.
Langkah Jokowi ini tidak terlepas dari konteks politik nasional. PSI, yang sebelumnya gagal melaju ke Senayan pada Pemilu 2024, kini tengah berbenah. Dukungan langsung dari mantan presiden yang masih memiliki pengaruh besar di akar rumput diharapkan mampu mendongkrak elektabilitas partai. Kehadiran Jokowi sebagai motivator juga menjadi sinyal bahwa ia tidak sepenuhnya meninggalkan panggung politik, melainkan memilih peran di belakang layar.
Ke depan, pertanyaan yang mengemuka adalah sejauh mana efektivitas tur politik ini dalam memperkuat mesin PSI. Akankah struktur partai benar-benar tuntas dan mampu bersaing di kontestasi mendatang? Ataukah ini sekadar momentum sesaat yang tidak berkelanjutan? Jawabannya akan terlihat dari konsolidasi internal PSI dalam beberapa bulan ke depan.



