Kiper Mahal Manchester United, Andre Onana, Kembali ke Turki: Pinjaman ke Trabzonspor Hampir Tuntas
Baca dalam 60 detik
- Andre Onana, kiper yang diboyong Manchester United seharga 47,2 juta pound, akan kembali dipinjamkan ke Trabzonspor tanpa opsi pembelian.
- Kepergian Onana meninggalkan masalah di lini belakang Setan Merah: kiper utama Senne Lammens sedang membela Belgia di Piala Dunia, sementara Altay Bayindir masa depannya belum jelas.
- Kesepakatan ini menguntungkan Trabzonspor yang musim lalu sukses merebut Piala Turki berkat kontribusi Onana, namun menjadi sinyal bahwa karier kiper asal Kamerun itu di Old Trafford sudah berakhir.

Kiper asal Kamerun, Andre Onana, kembali menjadi buah bibir di bursa transfer musim panas ini. Manchester United dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan untuk meminjamkan kiper berusia 30 tahun itu ke klub Turki, Trabzonspor, untuk musim 2025/2026. Kesepakatan ini, yang menurut sumber internal sudah 90 persen rampung, tidak menyertakan opsi pembelian permanen.
Ini bukan kali pertama Onana merumput di Süper Lig. Musim lalu, ia menjalani masa peminjaman yang sama di Trabzonspor setelah hanya tampil sekali untuk United—tepatnya di ajang EFL Cup saat timnya tersingkir oleh Grimsby Town dari League Two. Bersama Trabzonspor, Onana justru menemukan performa terbaiknya. Ia menjadi pilar di bawah mistar dan membantu klub merebut Piala Turki untuk pertama kalinya sejak 2020.
Kepulangan Onana ke Turki menimbulkan tanda tanya besar di kubu Manchester United. Manajer Michael Carrick kini dihadapkan pada krisis kiper. Senne Lammens, kiper utama musim lalu, sedang membela timnas Belgia di Piala Dunia 2026. Sementara itu, masa depan Altay Bayindir—kiper asal Turki yang menjadi pelapis—masih belum jelas. Ditambah lagi, kiper muda Radek Vitek dikabarkan ingin hengkang sebelum pramusim dimulai.
Dengan kepergian Onana dan ketidakpastian Bayindir, Carrick kemungkinan besar harus mengandalkan kiper-kiper muda yang minim pengalaman di laga pramusim. Satu-satunya kiper senior yang pasti tersedia adalah Tom Heaton, yang musim lalu lebih banyak menjadi pelapis. Situasi ini tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi penggemar Setan Merah, terutama menjelang laga pembuka pramusim melawan Wrexham di Helsinki pada 17 Juli.
Bagi Trabzonspor, mendatangkan Onana kembali adalah langkah cerdas. Kiper yang sempat menjadi andalan Inter Milan saat menembus final Liga Champions 2023 itu telah membuktikan diri sebagai pemimpin di lini belakang. Dengan tidak adanya opsi pembelian, Trabzonspor hanya perlu membayar gaji Onana selama satu musim tanpa harus mengeluarkan biaya transfer. Ini adalah kesepakatan yang saling menguntungkan: United mengurangi beban gaji, sementara Trabzonspor mendapatkan kiper kelas dunia.
Lantas, bagaimana dengan masa depan Onana di Manchester United? Dengan kontrak yang masih tersisa dua tahun, tampaknya pintu Old Trafford belum sepenuhnya tertutup. Namun, jika Onana terus menunjukkan performa gemilang di Turki, bukan tidak mungkin klub-klub Eropa lainnya akan meliriknya. Pertanyaan besarnya: akankah United memberi Onana kesempatan kedua, atau justru melepasnya secara permanen musim depan?



