Berebut Mateus Fernandes: Tottenham dan Manchester United Saling Sikut
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur dan Manchester United terlibat persaingan sengit untuk merekrut gelandang West Ham United, Mateus Fernandes.
- Fernandes, yang baru berusia 21 tahun, tampil impresif musim lalu dengan 36 penampilan Premier League dan dinobatkan sebagai pencetak gol terbaik klub.
- Kehadiran Manchester United mempersulit langkah Tottenham yang sebelumnya optimis bisa mendapatkan tanda tangan pemain asal Portugal tersebut.

Persaingan Tottenham Hotspur dan Manchester United untuk mendapatkan Mateus Fernandes kian memanas. Klub asal London Utara itu kini dihadapkan pada kenyataan bahwa rival berat mereka, Manchester United, belum menyerah dalam perburuan gelandang West Ham United tersebut.
Roberto De Zerbi, manajer Tottenham, menjadikan lini tengah sebagai prioritas utama pada bursa transfer musim panas ini. Ia mengincar setidaknya dua pemain baru sebelum Premier League 2025/2026 bergulir. Selain Fernandes, Spurs juga membidik Sandro Tonali dari Newcastle United, meski tawaran awal senilai 80 juta pound sterling telah ditolak. Newcastle membanderol gelandang Italia itu di atas 100 juta pound sterling, namun Tottenham belum menyerah.
Fernandes sendiri baru bergabung dengan West Ham dari Southampton pada musim panas lalu dengan nilai transfer lebih dari 40 juta pound sterling. Pemain berusia 21 tahun itu langsung beradaptasi cepat dan menjadi salah satu pemain kunci The Hammers. Dalam 36 penampilan Premier League, ia mencetak tiga gol dan empat assist, serta terpilih sebagai pencetak gol terbaik klub musim lalu berkat gol jarak jauhnya ke gawang Sunderland.
Menurut jurnalis Sky Germany, Florian Plettenberg, Manchester United tetap bertekad mendatangkan Fernandes meskipun Tottenham sudah lama mengincarnya. United disebut tidak akan menyerah dan negosiasi dengan West Ham masih berlangsung. Masalah gaji pribadi diprediksi tidak menjadi kendala jika kesepakatan antarklub tercapai. Kabar ini menjadi pukulan bagi Tottenham yang sebelumnya optimis setelah melakukan diskusi produktif dengan West Ham.
Bagi sepak bola Indonesia, persaingan dua raksasa Premier League ini menarik untuk diikuti. Banyak penggemar di Tanah Air yang mendukung Tottenham maupun Manchester United. Kehadiran pemain muda potensial seperti Fernandes bisa menjadi daya tarik tersendiri, apalagi jika ia kemudian bersaing di level tertinggi Inggris. Selain itu, perkembangan bursa transfer ini juga memengaruhi persepsi publik terhadap kekuatan finansial klub-klub Premier League yang kerap menjadi tolok ukur bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia.
De Zerbi menginginkan kombinasi pengalaman dan energi di lini tengah. Tonali diharapkan membawa kualitas dan pengalaman Liga Champions, sementara Fernandes mewakili masa depan dengan energi dan kemampuan membawa bola. Namun, dengan kehadiran Manchester United, Tottenham harus bergerak cepat jika tak ingin kehilangan target prioritasnya. Arsenal pun disebut-sebut siap membajak jika ada celah.
Akankah Tottenham mampu mengamankan tanda tangan Fernandes di tengah gempuran Manchester United? Atau justru Setan Merah yang akan keluar sebagai pemenang? Persaingan ini masih panjang dan akan menjadi salah satu saga bursa transfer paling menarik musim panas ini.



