Rekor Transfer Inggris: Manchester City Tebus Elliot Anderson Rp2,6 Triliun dari Nottingham Forest
Baca dalam 60 detik
- Manchester City menyepakati transfer Elliot Anderson senilai £130 juta, memecahkan rekor transfer antar klub Inggris.
- Anderson, yang kini membela Inggris di Piala Dunia, akan menjalani tes medis sebelum bergabung ke Etihad Stadium.
- Kesepakatan ini memungkinkan Forest mendatangkan dua gelandang baru, dengan Lucas Bergvall dan Davide Fratesi menjadi target utama.

Manchester City resmi menyepakati nilai transfer tertinggi sepanjang sejarah sepak bola Inggris untuk mendatangkan gelandang Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Klub asuhan Pep Guardiola itu akan membayar hingga £130 juta atau setara Rp2,6 triliun, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Liverpool saat merekrut Alexander Isak dari Newcastle United sebesar £125 juta.
Pemain berusia 23 tahun yang saat ini tengah membela timnas Inggris di Piala Dunia 2026 itu dijadwalkan menjalani tes medis dalam waktu dekat sebelum resmi berseragam biru langit. Forest sebelumnya menolak dua tawaran awal dari City sebelum akhirnya menerima proposal ketiga yang memecahkan rekor. Menurut sumber internal klub, negosiasi berjalan alot karena Forest bersikukuh pada angka tersebut mengingat kontribusi Anderson yang signifikan sejak didatangkan dari Newcastle pada 2024 seharga £35 juta.
Anderson telah mencatatkan 88 penampilan untuk Forest dengan torehan empat gol. Ia menjadi salah satu pilar utama saat Forest finis ketujuh di Premier League musim 2024-25 dan kemudian bertahan di peringkat ke-16 musim lalu, plus melaju hingga semifinal Liga Europa. Kepergiannya kini membuka ruang fiskal bagi Forest untuk merekrut dua gelandang baru. Klub dikabarkan tengah mengincar Lucas Bergvall dari Tottenham Hotspur dan Davide Fratesi dari Inter Milan.
Menariknya, Anderson tetap fokus membela Inggris di Piala Dunia meskipun masa depannya menjadi sorotan. Dalam wawancara dengan BBC Sport, ia mengaku memblokir semua gangguan dan hanya berkonsentrasi pada pertandingan. "Saya punya rencana, yaitu tampil maksimal untuk Inggris. Saya menempatkan diri dalam posisi terbaik untuk mewujudkannya," ujarnya. Inggris akan menghadapi Panama pada laga terakhir Grup L, Sabtu (22:00 BST).
Bagi sepak bola Indonesia, rekor transfer ini menegaskan betapa masifnya nilai ekonomi di Premier League. Dengan nilai rupiah yang mencapai triliunan, klub-klub Inggris terus mendorong batas belanja pemain, sementara klub-klub Asia termasuk Indonesia masih jauh tertinggal dalam hal anggaran. Namun, fenomena ini bisa menjadi tolok ukur bagi klub-klub Tanah Air untuk mulai serius mengelola aset pemain muda berbakat, mengingat Anderson yang dibeli murah dari Newcastle kini berhasil dijual dengan keuntungan hampir empat kali lipat.
Ke depannya, pertanyaan besar adalah apakah Anderson mampu memenuhi ekspektasi sebesar harga yang dibayarkan City. Dengan persaingan ketat di lini tengah The Citizens—bersama Kevin De Bruyne, Rodri, dan Phil Foden—Anderson harus segera beradaptasi. Sementara itu, Forest akan memanfaatkan dana segar tersebut untuk membangun kembali skuad yang kompetitif. Akankah rekor ini bertahan lama, atau akan segera pecah lagi di bursa transfer mendatang?



