PS5 dan Xbox Series Terancam Langka Saat Natal, GTA VI Jadi Biang Kerok
Baca dalam 60 detik
- Seorang peritel besar secara anonim mengungkapkan bahwa pasokan PS5 dan Xbox Series akan terbatas menjelang Natal karena masalah ketersediaan komponen.
- Peluncuran Grand Theft Auto VI diprediksi memicu lonjakan permintaan yang melebihi pasokan, memperparah kelangkaan konsol di periode akhir tahun.
- Hingga kini, Sony dan Microsoft belum memberikan pernyataan resmi terkait potensi krisis stok ini.

Natal tahun ini mungkin menjadi mimpi buruk bagi para pemburu konsol game. Seorang peritel besar yang enggan disebut namanya memperingatkan bahwa PlayStation 5 dan Xbox Series bisa sulit ditemukan di rak-rak toko pada akhir 2025, dipicu oleh kombinasi masalah rantai pasok komponen dan gelombang permintaan yang dipicu oleh Grand Theft Auto VI.
Informasi ini disampaikan oleh sumber internal kepada The Game Business. Menurutnya, produsen telah memberi sinyal bahwa unit yang tersedia tidak akan mencukupi lonjakan permintaan musim liburan. "Kami telah diberi tahu bahwa karena masalah berkelanjutan terkait ketersediaan komponen perangkat keras, kami tidak akan mendapatkan unit sebanyak yang kami inginkan menjelang perilisan GTA," ujar sumber tersebut. "Permintaan kemungkinan akan melampaui pasokan selama periode akhir tahun."
Masalah komponen yang dimaksud bukanlah hal baru. Industri semikonduktor global masih belum pulih sepenuhnya dari gangguan rantai pasok yang dimulai sejak pandemi. Meskipun situasi membaik, produsen masih kesulitan memenuhi permintaan komponen khusus untuk konsol. Ditambah lagi, GTA VIโsalah satu game paling dinanti sepanjang masaโdijadwalkan rilis pada 2025, yang diperkirakan akan mendorong jutaan gamer untuk membeli konsol baru.
Bagi konsumen Indonesia, situasi ini patut diwaspadai. Pasar game Tanah Air termasuk yang paling dinamis di Asia Tenggara, dengan basis pemain yang terus bertumbuh. Jika kelangkaan terjadi secara global, Indonesia yang bukan pasar prioritas utama berisiko mendapatkan alokasi unit lebih sedikit. Para calon pembeli disarankan untuk melakukan pre-order atau memburu stok lebih awal jika ingin mendapatkan konsol sebelum Natal.
Baik Sony maupun Microsoft belum memberikan tanggapan resmi. Namun, analis memperkirakan kedua raksasa teknologi itu akan berusaha mengamankan pasokan komponen tambahan, meskipun biaya produksi yang tinggi bisa membatasi kemampuan mereka. Pertanyaannya, akankah mereka mampu memenuhi janji ketersediaan di tengah tekanan permintaan yang luar biasa? Atau, akankah Natal 2025 menjadi pengulangan dari kelangkaan konsol yang terjadi pada awal peluncuran PS5 dan Xbox Series?



