Gugatan Hak Asuh Darurat James Heerdegen Ditolak, Christina Ricci Menang
Baca dalam 60 detik
- James Heerdegen gagal mendapatkan hak asuh darurat atas putranya setelah klaim insiden di pesawat.
- Anak mereka, Freddie, mengaku berlebihan dalam pesan ke ayahnya dan tidak takut berada dalam pengasuhan Ricci.
- Pengadilan menyegel pesan teks demi kesehatan mental Freddie dan menolak permintaan tes alkohol untuk Ricci.

James Heerdegen, mantan suami aktris Christina Ricci, gagal dalam upayanya memperoleh hak asuh darurat atas putra mereka yang berusia 11 tahun, Freddie, setelah pengadilan menolak permohonan ex parte yang diajukan terkait dugaan insiden dalam penerbangan.
Heerdegen, seorang kameramen berusia 43 tahun, mengajukan permohonan tersebut setelah Freddie mengirim pesan teks kepada ayahnya pada 16 Juni lalu, melaporkan bahwa Ricci mengonsumsi alkohol dalam penerbangan ke Kanada. Dalam tanggapannya, Ricci—yang dikenal lewat perannya di Yellowjackets—mengonfirmasi bahwa putranya memang menghubungi Heerdegen dan menggunakan "kata-kata tertentu" untuk menggambarkan perilakunya.
Namun, pengacara yang mewakili Freddie berbicara langsung dengannya pada 18 Juni. Sang anak mengaku telah "berlebihan" dalam mengirim pesan tersebut, menyatakan bahwa perilaku ibunya tidak seperti yang ia gambarkan, dan ia "tidak merasa takut" berada dalam pengasuhan utama Ricci. Perryataan ini menjadi kunci dalam keputusan pengadilan yang menolak permohonan Heerdegen.
Pengadilan juga menyetujui permintaan Ricci untuk menyegel dokumen berisi pesan teks antara Freddie dan Heerdegen dari akses publik. Pengacara sang anak menekankan bahwa "ada ancaman nyata bahwa akses publik terhadap pernyataan dan catatan dapat membahayakan stabilitas kesehatan mental Freddie." Ricci sebelumnya mendorong privasi tersebut karena putranya pernah menjadi korban perundungan.
Keputusan ini menjadi babak baru dalam perseteruan hukum antara Ricci dan Heerdegen, yang bercerai pada Desember 2022 setelah tujuh tahun menikah. Perceraian mereka diwarnai tuduhan kekerasan domestik pada Juli 2020, ketika Ricci memperoleh perintah perlindungan setelah polisi dipanggil ke kediaman mereka. Heerdegen membantah tuduhan tersebut dan tidak ditahan, tetapi keduanya dilarang saling menghubungi.
Dalam perceraian tersebut, keduanya sepakat berbagi hak asuh hukum atas Freddie, namun Ricci memiliki hak akhir dalam pendidikan dan perawatan medis. Ia juga diwajibkan membayar Heerdegen sejumlah $189.687 sebagai pembayaran satu kali. Ricci kini menikah dengan Mark Hampton dan memiliki seorang putri berusia tiga tahun, Cleopatra.
Kasus ini mengingatkan publik pada dinamika rumit dalam perceraian selebritas, terutama ketika anak menjadi pusat konflik. Di Indonesia, kasus serupa kerap menjadi sorotan, mengingat pentingnya perlindungan hak anak dalam proses perceraian. Pengadilan di Indonesia juga cenderung mengutamakan kepentingan terbaik anak, termasuk menjaga kesehatan mental mereka dari paparan publik yang berlebihan.
Ke depan, pertanyaan mengenai hubungan antara Ricci dan Heerdegen masih terbuka: akankah mereka mampu berdamai demi kesejahteraan Freddie, atau perseteruan hukum akan terus berlanjut?



