Kubu Whitney Houston Bantah Keras Klaim Oprah Winfrey soal Jatuh di Panggung Akibat Narkoba
Baca dalam 60 detik
- Pihak estate Whitney Houston menolak pernyataan Oprah Winfrey yang mengaitkan insiden jatuh dari panggung pada 2009 dengan penggunaan narkoba.
- Menurut Pat Houston, juru bicara estate, kejadian itu murni kecelakaan saat sound check karena minim pencahayaan dan ketidaktahuan panggung.
- Oprah sebelumnya mengaku merahasiakan insiden tersebut demi melindungi reputasi Whitney, namun kini pernyataannya menuai kritik dari pihak keluarga.

Pihak pengelola warisan Whitney Houston dengan tegas membantah klaim Oprah Winfrey yang menyebut penyanyi legendaris itu jatuh dari panggung saat tampil di acara talk show-nya pada 2009 karena kembali menggunakan narkoba. Dalam pernyataan resmi, estate menegaskan insiden tersebut terjadi saat sound check dan tidak ada kaitannya dengan penyalahgunaan zat terlarang.
Pat Houston, yang mengelola estate Whitney Houston, menyampaikan kepada TMZ bahwa sang penyanyi memang terjatuh dari panggung, tetapi itu terjadi saat pemeriksaan suara di area yang gelap dan ia belum familiar dengan panggung tersebut. "Dia sama sekali tidak dalam pengaruh narkoba," tegas Pat. Meski mengakui perjuangan panjang Whitney melawan kecanduan, Pat menilai tidak adil jika setiap momen dalam hidupnya dikaitkan dengan masa lalu kelamnya.
"Yang disaksikan penonton studio saat itu adalah hasil dari disiplin, bakat, dan komitmenโbukan asumsi yang diproyeksikan orang lain. Kemanusiaan Whitney mencakup kemenangan dan perjuangan, tetapi pada hari itu, dia tampil sebagai profesional dan seniman berbakat yang selalu dia usahakan. Kami berutang martabat untuk mengatakan kebenaran, bukan mengulang mitos," ujar Pat.
Klaim Oprah Winfrey disampaikan dalam presentasi di Cannes Lions pada Selasa (23/06/26). Menurut laporan Variety, Oprah bercerita kepada ketua festival Phil Thomas bahwa ia menghentikan kamera dan berbicara di belakang panggung dengan Whitney. "Itu adalah salah satu wawancara paling kuat," kata Oprah. Ia mengklaim bahwa pada wawancara pertama, Whitney dalam keadaan bersih, tetapi saat tampil di hadapan penonton, ia diduga kembali menggunakan narkoba dan jatuh dari panggung.
Oprah juga mengungkapkan bahwa ia memohon kepada penonton untuk tidak memberitahu media tentang kejadian tersebut. "Saya tahu jika cerita itu tersebar bahwa dia jatuh dari panggung, dia akan hancur karenanya. Dan meskipun penonton ada di sana dan memiliki kamera, saya memohon mereka untuk tidak mengunggah gambar itu karena akan menghancurkan hidupnya, dan mereka tidak melakukannya," ujar Oprah. Ia menambahkan, "Hal itu tidak akan terjadi hari ini, saya bisa memberitahu Anda."
Kontroversi ini kembali memicu perdebatan tentang etika pemberitaan selebriti dan perlindungan privasi di era media sosial. Di Indonesia, kasus serupa sering terjadi di mana momen pribadi artis diekspos tanpa izin. Pengamat media menilai pernyataan Oprah justru membuka luka lama dan mengabaikan hak Whitney untuk dikenang sebagai seniman, bukan sekadar perjuangannya melawan kecanduan.
Pertanyaan yang muncul kemudian: akankah klaim Oprah berdampak pada citranya sebagai figur yang selama ini dikenal peduli pada isu pemberdayaan perempuan? Atau justru publik akan lebih kritis terhadap narasi yang dibangun tanpa verifikasi ketat?



