Lazio Lepas Romagnoli ke Al-Sadd, Gila Jadi Rebutan Napoli dan Atalanta
Baca dalam 60 detik
- Bek Lazio Alessio Romagnoli resmi dijual ke klub Qatar Al-Sadd dengan nilai transfer sekitar €3 juta.
- Lazio dihadapkan pada dilema melepas Mario Gila karena Napoli dan Atalanta bersaing dengan tawaran di atas €15 juta.
- Klausul bagi hasil 50% dengan Real Madrid membuat Lazio enggan menjual Gila dan lebih memilih mempertahankannya hingga kontrak habis.

Lazio kembali menjadi pusat perhatian di bursa transfer musim panas ini. Dua bek andalan mereka, Alessio Romagnoli dan Mario Gila, menjadi sorotan utama dengan nasib yang berbeda. Romagnoli akhirnya resmi dilepas ke klub Qatar Al-Sadd, sementara Gila justru menjadi rebutan dua klub Serie A, Napoli dan Atalanta.
Kepergian Romagnoli ke Timur Tengah sudah lama diisukan. Pada Januari lalu, pemain berusia 29 tahun itu sempat pamit kepada suporter Lazio karena yakin transfernya ke Al-Sadd akan rampung. Namun, manajemen klub urung melepasnya saat itu. Kini, setelah kontrak ditandatangani, Romagnoli tinggal menjalani tes medis sebelum resmi diperkenalkan sebagai pemain anyar Al-Sadd dengan biaya transfer sekitar €3 juta.
Situasi berbeda dialami Mario Gila. Bek asal Spanyol berusia 23 tahun itu masih terikat kontrak hingga Juni 2027, namun belum ada tanda-tanda perpanjangan. Lazio sebenarnya enggan melepasnya, terutama karena mereka harus membagi 50 persen hasil penjualan kepada Real Madrid—klub asal Gila sebelum pindah ke Lazio. Dengan kata lain, jika Lazio menjual Gila seharga €20 juta, separuhnya harus diserahkan ke Madrid.
Napoli menjadi peminat pertama dengan tawaran sekitar €15 juta plus bonus. Namun, Lazio menilai angka itu terlalu rendah mengingat potensi Gila dan kewajiban bagi hasil. Belakangan, Atalanta muncul dengan pendekatan baru. Menurut pakar bursa transfer Sportitalia, Alfredo Pedullà, La Dea siap membayar lebih dari €20 juta dengan berbagai bonus performa. Tawaran ini bisa menjadi solusi bagi Lazio, meski tetap harus merelakan separuh dana ke Real Madrid.
"Atalanta telah mengajukan tawaran baru untuk Gila dan bersedia membayar lebih dari €20 juta, termasuk bonus-bonus terkait performa," ungkap Pedullà.
Menariknya, jika Gila bergabung ke Atalanta, ia akan kembali bekerja sama dengan Maurizio Sarri, pelatih yang membesarkan namanya di Lazio. Sarri kini menukangi Atalanta setelah meninggalkan Lazio pada akhir musim lalu. Faktor ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi Gila untuk memilih Bergamo ketimbang Napoli.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, persaingan dua klub Italia ini menunjukkan betapa dinamisnya bursa transfer Serie A. Lazio, yang dikenal sebagai klub pengelola keuangan ketat, harus pintar-pintar mengambil keputusan. Melepas Gila dengan harga tinggi memang menggiurkan, tapi kehilangan pemain muda potensial secara gratis di masa depan juga risiko besar. Sementara itu, kepindahan Romagnoli ke Qatar menambah daftar pemain Eropa yang merapat ke Liga Timur Tengah—fenomena yang mulai marak dan patut dicermati dampaknya terhadap persaingan di Eropa.
Ke depan, keputusan Lazio akan menentukan nasib Gila. Apakah mereka akan menerima tawaran Atalana yang lebih besar, atau justru mempertahankannya hingga kontrak habis? Atau mungkin Napoli akan meningkatkan tawaran mereka? Bursa transfer musim panas masih panjang, dan saga Gila masih menyisakan banyak tanda tanya.



