Jasad Wanita Bersimbah Cairan Ditemukan di Mobil Dinas Bangkalan di Parkir Bandara Juanda
Baca dalam 60 detik
- Mayat perempuan berjilbab ditemukan di Toyota Innova hitam berpelat merah di Terminal 1 Bandara Juanda, diduga sudah terparkir empat hari.
- Mobil tersebut terdaftar atas nama Pemerintah Kabupaten Bangkalan, memicu dugaan keterlibatan oknum aparatur daerah.
- Polisi masih melakukan identifikasi dan autopsi untuk mengungkap penyebab kematian serta identitas korban.

Penemuan jasad seorang perempuan di dalam mobil dinas Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang terparkir di area Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Rabu (24/6) siang, menggegerkan para pengemudi taksi online yang tengah mangkal. Korban ditemukan dalam kondisi membengkak dan mengeluarkan cairan tak lazim dari bagian bawah kendaraan.
Mobil Toyota Innova hitam bernomor polisi M 1090 GP itu diduga telah berada di lokasi selama empat hari tanpa ada yang mencurigai. Kecurigaan muncul ketika seorang driver melihat cairan mirip solar atau air radiator menetes dari mobil. Setelah diperiksa, mereka mendapati seorang perempuan duduk bersandar di kursi depan kiri dalam keadaan tidak bernyawa.
Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko, membenarkan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim Inafis dan Polsek Sedati untuk melakukan penyelidikan. Jenazah telah dibawa ke RS Pusdik Bhayangkara Porong untuk proses identifikasi dan autopsi. "Kami masih melakukan identifikasi dan anggota masih ke TKP lakukan lidik," ujarnya singkat.
Saksi mata, Bagus Tri, menuturkan bahwa temannya yang pertama melihat langsung berteriak histeris. "Kondisinya bengkak, perempuan berjilbab pakai baju kuning. Teman saya lihat langsung teriak," katanya. Para driver kemudian melaporkan temuan itu ke petugas keamanan bandara.
General Manager Bandara Juanda, Muhammad Tohir, menyatakan manajemen mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan aparat penegak hukum. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian dan identitas korban. Dugaan sementara, jasad sudah berada di dalam mobil selama beberapa hari sebelum ditemukan.
Kasus ini menimbulkan tanda tanya besar: bagaimana mobil dinas milik Pemkab Bangkalan bisa terparkir di bandara dengan jasad di dalamnya tanpa sepengetahuan petugas? Apakah ada unsur kelalaian atau bahkan tindak pidana? Publik menanti perkembangan penyelidikan lebih lanjut.



