Ariana Grande Pilih Mundur dari Sorotan Usai Tur, Kakak dan Ibunda Beri Dukungan Penuh
Baca dalam 60 detik
- Ariana Grande akan vakum dari kehidupan publik setelah tur dunia Eternal Sunshine berakhir di London, September mendatang.
- Keputusan ini disebut sudah direncanakan sejak lama, bukan reaksi atas kritik netizen terhadap penampilannya.
- Langkah ini juga berdampak pada pembatalan keterlibatannya dalam produksi teater West End, Sunday in the Park with George.

Penyanyi pop Ariana Grande dikabarkan akan mengambil jeda panjang dari sorotan publik setelah rangkaian tur konser "Eternal Sunshine"-nya usai di London pada 1 September. Keputusan ini mendapat dukungan penuh dari sang kakak, Frankie Grande, yang menyebut momen tersebut sebagai perayaan atas perjalanan artistik adiknya.
Frankie, yang hadir di konser penutup segmen Amerika Utara di Chicago pekan lalu, mengunggah video penampilan Ariana di Instagram. Dalam keterangannya, ia menulis bahwa keluarga akan selalu berada di belakang Ariana, dan ia merasa bangga serta bahagia bisa menyaksikan sang adik bersinar di atas panggung untuk terakhir kalinya dalam tur ini. Dukungan serupa juga datang dari ibunda mereka, Joan Grande, yang memuji karya terbaru Ariana.
Keputusan Ariana untuk mundur sementara dari industri hiburan sebenarnya telah diumumkan sebelumnya oleh juru bicaranya. Namun, dalam pidato spontan di atas panggung, pelantun "7 Rings" itu menegaskan bahwa ini bukanlah keputusan impulsif. "Ini adalah keputusan yang sudah saya rencanakan, keputusan yang memberdayakan, dan saya buat dengan tenang sejak lama," ujarnya di hadapan penonton. Ia juga membantah bahwa tekanan dari komentar negatif soal penampilannya di media sosial menjadi pemicu utama.
Kabar ini tentu menjadi perhatian bagi penggemar di Indonesia yang selama ini mengikuti perjalanan karier Ariana. Bagi industri musik Tanah Air, fenomena ini juga menjadi pengingat bahwa tekanan publik yang berlebihan terhadap fisik seorang artis dapat berdampak besar pada kesehatan mental mereka. Banyak musisi Indonesia yang juga kerap mengalami hal serupa, sehingga keputusan Ariana bisa menjadi bahan refleksi tentang pentingnya ruang aman bagi para publik figur.
Selain itu, keputusan ini juga berdampak pada dunia teater. Empire Street Productions, rumah produksi di balik "Sunday in the Park with George", mengonfirmasi bahwa Ariana batal tampil dalam produksi London yang dijadwalkan tahun depan. Mereka menyatakan dukungan penuh atas keputusan Ariana dan produksi akan tetap berjalan sesuai rencana pada musim panas 2027.
Sejak 2023, Ariana memang kerap menjadi sorotan karena perubahan penampilannya. Ia sendiri pernah menjelaskan bahwa perubahan tersebut merupakan hasil dari gaya hidup yang lebih sehat, termasuk pola makan vegan dan berhenti mengonsumsi alkohol. Namun, perhatian publik yang terus menerus terhadap fisiknya dinilai berlebihan. Sebuah sumber menyebut bahwa artis 33 tahun itu kelelahan bekerja, sementara sumber lain menilai tekanan dari pengawasan publik lebih berat daripada beban kerjanya.
Langkah Ariana ini sejalan dengan tren di industri hiburan global di mana semakin banyak selebritas yang berani mengambil jeda untuk menjaga kesehatan mental. Pertanyaannya, apakah keputusan ini akan menjadi contoh bagi artis lain, termasuk di Indonesia, untuk lebih berani menetapkan batasan terhadap ruang privat mereka? Atau justru sebaliknya, industri akan semakin menuntut kehadiran mereka di tengah gempuran platform digital?



