Newcastle Siap Lepas Wissa demi Balogun, Bintang AS Incaran Klub Premier League
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United berencana menjual Yoane Wissa untuk mendanai transfer Folarin Balogun dari Monaco senilai £43 juta.
- Balogun, yang tampil gemilang di Piala Dunia 2026 bersama timnas AS, menjadi target utama The Magpies untuk memperkuat lini depan.
- Langkah ini bagian dari strategi Newcastle menghadapi tekanan regulasi keuangan setelah kepergian Anthony Gordon dan potensi hengkangnya Sandro Tonali.

Newcastle United kembali dihadapkan pada dilema klasik bursa transfer: berapa banyak pemain bintang yang akan bertahan ketika jendela transfer ditutup. Setelah kehilangan Anthony Gordon yang bergabung dengan Barcelona seharga £69 juta, The Magpies kini bersiap melepas satu lagi penyerang andalan mereka, Yoane Wissa, demi mendatangkan bintang timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, dari Monaco.
Menurut laporan media Prancis yang dikutip Sport Witness, Newcastle telah bergerak cepat mendahului Aston Villa dalam perburuan Balogun. Klub Ligue 1 itu mematok harga €50 juta atau sekitar £43 juta untuk pemain berusia 24 tahun tersebut. Langkah ini dinilai sebagai respons atas kebutuhan mendesak Newcastle untuk memperkuat lini depan di tengah ketidakpastian masa depan Sandro Tonali dan Bruno Guimaraes.
Keputusan menjual Wissa, yang sebelumnya menjadi andalan di lini depan, menunjukkan betapa seriusnya Newcastle dalam menyeimbangkan buku keuangan di bawah aturan Profit and Sustainability Regulations (PSR). Dengan potensi kepergian Tonali yang harganya diperkirakan mencapai £100 juta, serta Gordon yang sudah hengkang, Newcastle berharap bisa mendapat ruang gerak finansial yang lebih longgar untuk mendatangkan pemain baru.
Balogun bukanlah nama asing bagi penggemar sepak bola Inggris. Meski gagal menembus tim utama Arsenal, ia membuktikan ketajamannya di Reims sebelum pindah ke Monaco. Performanya di Piala Dunia 2026 bersama AS—mencetak dua gol dalam kemenangan perdana atas Paraguay—semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu penyerang muda paling menjanjikan dari Amerika Utara. Kembalinya Balogun ke Premier League akan menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa ia layak bersaing di level tertinggi.
Bagi Newcastle, akuisisi ini bukan sekadar pembelian pemain, melainkan pernyataan ambisi di tengah keterbatasan finansial. Dengan menjual Wissa yang sudah berusia 28 tahun dan mendatangkan Balogun yang lebih muda, The Magpies tidak hanya meremajakan skuad tetapi juga berinvestasi pada potensi jangka panjang. Namun, tantangan terbesar Eddie Howe adalah mempertahankan keseimbangan tim di tengah gelombang kepergian pemain kunci.
Di sisi lain, persaingan dengan Aston Villa menunjukkan betapa ketatnya perburuan pemain berkualitas di Premier League. Villa yang juga mengincar Balogun harus gigit jari karena Newcastle lebih agresif dalam pendekatan awal. Pertanyaannya, mampukah Newcastle mempertahankan posisi mereka di papan atas jika terus kehilangan pemain bintang setiap musim? Atau justru strategi ini akan membawa mereka ke level berikutnya?



