Sunderland Pasang Harga Rp1 Triliun untuk Brian Brobbey, Tiga Klub Premier League Bersaing
Baca dalam 60 detik
- Penampilan gemilang Brobbey di Piala Dunia 2026 membuat Sunderland mematok banderol minimal Β£50 juta atau sekitar Rp1 triliun.
- Manchester United, Aston Villa, dan Tottenham dikabarkan telah melakukan pendekatan awal kepada klub Championship tersebut.
- Kontrak jangka panjang Brobbey dan performa impresifnya memperkuat posisi tawar Sunderland di tengah perburuan striker musim panas.

Penampilan impresif Brian Brobbey bersama Belanda di Piala Dunia 2026 membuat Sunderland berani memasang harga selangit: minimal Β£50 juta atau setara Rp1 triliun bagi klub mana pun yang ingin memboyong sang striker di bursa transfer musim panas ini.
Brobbey, 24 tahun, menjadi sorotan setelah mencetak tiga gol dalam dua pertandingan fase grup β termasuk dwigol ke gawang Swedia dan satu gol cepat ke gawang Tunisia. Ketajamannya membantu Belanda lolos sebagai juara Grup F dan menempatkannya di jajaran pencetak gol terbanyak turnamen. Yang lebih mencengangkan, tiga tembakan pertamanya di Piala Dunia semuanya berbuah gol, menunjukkan efisiensi yang langka.
Padahal Brobbey baru bergabung dengan Sunderland pada musim panas lalu. Namun, performa di level internasional telah mengerek nilai pasarnya secara drastis. Klub-klub besar Premier League yang semula ragu kini mulai bergerak. Menurut laporan Manchester Evening News, Sunderland telah menyampaikan sikap tegas: tidak akan melepas pemain andalannya kecuali ada tawaran yang memenuhi banderol.
Kabar dari Italia via Tutto Juve menyebutkan bahwa Manchester United, Aston Villa, dan Tottenham telah melakukan kontak awal untuk menjajaki kemungkinan transfer. Manajer Man United, Erik ten Hag, dikabarkan masih memburu penyerang baru setelah musim lalu kesulitan di lini depan. Sementara Aston Villa yang diasuh Unai Emery tengah mempersiapkan skuad untuk bersaing di banyak kompetisi. Tottenham pun tak mau ketinggalan di tengah proses rekonstruksi tim asuhan Ange Postecoglou.
Kombinasi kecepatan, kekuatan fisik, dan penyelesaian akhir yang klinis membuat Brobbey menjelma sebagai salah satu pemain kejutan di Piala Dunia. Bagi Sunderland, ini adalah peluang emas untuk meraup keuntungan besar dari pemain yang baru setahun mereka miliki. Namun, risiko kehilangan pilar utama di lini serang juga mengintai jika tawaran datang di bawah harga yang diminta.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, persaingan merebut Brobbey bisa menjadi tontonan menarik. Meski tak ada kaitan langsung dengan Liga Indonesia, pergerakan klub-klub Premier League di bursa transfer selalu berdampak pada rantai transfer global β termasuk kemungkinan pemain-pemain Asia Tenggara menjadi incaran alternatif jika harga Brobbey dianggap terlalu mahal. Dengan sisa pertandingan Piala Dunia yang masih panjang, satu-dua gol tambahan dari Brobbey bisa membuat harganya melambung lebih tinggi lagi. Akankah ada klub yang berani membayar mahal, atau Sunderland harus rela kehilangan bintang mudanya dengan harga di bawah permintaan?



