Goretzka Kembali Jadi Incaran Juventus: Negosiasi dengan PSG Melibatkan Thuram dan Kolo Muani
Baca dalam 60 detik
- Leon Goretzka menjadi opsi utama Juventus jika Khephren Thuram dijual ke PSG, dengan status bebas transfer usai kontraknya di Bayern Munich berakhir.
- Pembicaraan antara Juventus dan PSG mencakup dua pemain: Randal Kolo Muani yang kembali dipinang dan Thuram yang bisa mendatangkan keuntungan modal besar.
- Tanpa tiket Liga Champions, Juventus harus pintar di bursa transfer untuk bersaing mendatangkan pemain top, termasuk meyakinkan Goretzka bergabung.

Leon Goretzka kembali mencuat sebagai target utama Juventus di bursa transfer musim panas ini, setelah klub asal Turin itu mulai menjajaki opsi penjualan Khephren Thuram ke Paris Saint-Germain. Langkah ini menjadi bagian dari strategi restrukturisasi skuad di tengah ketidakpastian finansial akibat absennya Si Nyonya Tua dari Liga Champions musim depan.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, negosiasi antara Juventus dan PSG tidak hanya menyangkut Randal Kolo Muaniโyang musim lalu dipinjamkan ke Tottenham Hotspurโtetapi juga nama Thuram. Gelandang asal Prancis itu diboyong dari Nice pada 2024 dengan biaya 20 juta euro, dan nilainya kini diperkirakan melonjak signifikan. Jika dijual, Juventus bisa mencatatkan capital gain yang cukup besar, membantu keuangan klub yang tengah tertekan.
Namun, kedua klub disebut akan memproses transfer Thuram dan Kolo Muani secara terpisah, bukan dalam paket tukar tambah pemain. Belum ada tawaran resmi yang diajukan, tetapi diskusi terus berlanjut. Bagi Juventus, mendatangkan kembali Kolo Muani menjadi prioritas untuk mengisi lini depan yang akan ditinggalkan Dusan Vlahovic, yang kontraknya habis bulan ini dan dipastikan hengkang secara gratis.
Jika Thuram benar-benar dilepas, Goretzka disebut sebagai pengganti ideal. Gelandang Jerman berusia 30 tahun itu dikenal fleksibel, bisa bermain di berbagai posisi lini tengah bertahan, dan memberi opsi taktis bagi pelatih Luciano Spalletti untuk menerapkan formasi 4-2-3-1 atau 4-3-3. Sebelumnya, Goretzka sempat dikaitkan dengan AC Milan, namun kegagalan Rossoneri lolos ke Liga Champions membuat peluang itu meredup.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, dinamika bursa transfer ini menarik untuk dicermati. Juventus, yang memiliki basis penggemar besar di Tanah Air, harus beradaptasi dengan realitas baru tanpa Liga Champions. Keputusan merekrut pemain sekaliber Goretzka secara gratis bisa menjadi sinyal bahwa klub masih mampu bersaing di level elite meski dengan keterbatasan. Di sisi lain, langkah PSG yang agresif mendekati Thuram menunjukkan ambisi mereka membangun kembali skuad setelah kepergian beberapa bintang.
Pertanyaan besarnya, mampukah Juventus meyakinkan Goretzka untuk memilih Turin ketimbang tawaran dari klub lain yang masih berlaga di Liga Champions? Ataukah absennya kompetisi tertinggi Eropa akan menjadi penghalang yang terlalu besar? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa pekan ke depan, saat bursa transfer musim panas memasuki fase krusial.



